Pemancing yang Hilang di Selat Karimata Belum Ditemukan, Area Pencarian Diperluas
suhendri May 20, 2026 09:50 AM

MANGGAR, BABEL NEWS - Operasi pencarian seorang pemancing bernama Haris Sukhatno (44) yang Minggu (17/5/2026) lalu hilang setelah terjatuh dari Kapal Feliana 01 di perairan Selat Karimata, Kabupaten Belitung Timur, hingga hari ketiga belum membuahkan hasil.

Lokasi jatuhnya Haris diperkirakan berada di koordinat 04°33'33,06"S 107°54'54,06"E, atau sekitar 40 mil laut dengan radial 70 derajat dari Pos SAR Belitung.

Komandan Pos SAR Belitung, Indra Prasta, mengatakan, seiring bertambahnya waktu operasi, fokus area pencarian diperluas secara signifikan hingga mencakup luasan wilayah mencapai 61 NM.

Penyisiran pada Selasa (19/5/2026) dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan menerapkan metode parallel search pattern atau pola pencarian sejajar menggunakan armada kapal nelayan.

"Hari ini tim (SAR gabungan–red) bergerak melintasi koordinat LKP dengan pola sejajar. Ini dirasa paling efektif untuk memindai permukaan laut Selat Karimata," kata Indra, Selasa (19/5/2026).

Jika pada hari pertama pencarian, tim SAR gabungan hanya berkekuatan 12 personel kini 18 personel gabungan diterjunkan ke laut untuk mencari pemancing asal Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur tersebut.

Ke18 personel itu berasal dari unsur Pos SAR Belitung, Unit Siaga SAR (USS) Tanjungpandan, TNI AL Belitung Timur, Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan nelayan lokal.

Indra menyebut kondisi gelombang di Selat Karimata sebenarnya sudah jauh lebih bersahabat, yakni turun ke angka 0,2 meter dengan kecepatan angin 3 knot menuju barat.

Namun, tantangan utama di lapangan masih pada faktor cuaca yang tidak menentu.

Indra menegaskan. tim SAR gabungan akan terus berusaha melakukan pencarian.

Apalagi melihat keluarga korban yang masih sering bertanya membuat tim SAR gabungan makin berkomitmen untuk melakukan pencarian.

"Jika nanti ditemukan, korban akan langsung dievakuasi menuju RSUD Muhammad Zein Belitung Timur," ujar Indra. (z1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.