TRIBUNSOLO.COM - Pelatih Timnas Curacao, Dick Advocaat, resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026.
Negara kecil di kawasan Karibia dengan populasi sekitar 150 ribu jiwa itu akan mencatat sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di ajang sepak bola terbesar dunia.
Curacao lolos sebagai salah satu wakil CONCACAF dan langsung menghadapi tantangan berat di fase grup.
Baca juga: Persis Solo Didenda Rp25 Juta oleh Komdis PSSI, Bukan Gara-gara Flare
Mereka tergabung di Grup E bersama Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading, yang membuat grup tersebut disebut sebagai salah satu grup paling berat di turnamen kali ini.
Mayoritas pemain yang dipanggil Advocaat merupakan langganan tim nasional Curacao dalam beberapa tahun terakhir.
Sejumlah nama berpengalaman seperti Leandro Bacuna, Juninho Bacuna, hingga mantan pemain Manchester United, Tahith Chong, kembali dipercaya memperkuat tim.
Selain pemain senior, Curacao juga membawa beberapa talenta muda yang dinilai berpotensi menjadi kejutan di Piala Dunia 2026. Nama-nama seperti Ar’jany Martha, Livano Comenencia, dan Tyrese Noslin diprediksi bisa memberi warna baru dalam permainan Curacao.
Salah satu nama yang menarik perhatian publik Indonesia adalah Gervane Kastaneer.
Penyerang milik Terengganu FC itu tetap masuk dalam daftar skuad meski performanya di level klub belum terlalu menonjol.
Kastaneer sebelumnya sempat bermain di Liga 1 Indonesia bersama Persis Solo pada putaran pertama musim 2025/2026.
Bersama Laskar Sambernyawa, striker berusia 29 tahun tersebut tampil dalam 13 pertandingan dengan kontribusi empat gol dan satu assist.
Baca juga: Di Balik Nyala Lautan Flare di Manahan, Persis Solo Pahami Euforia Suporter Tapi Ogah Kena Sanksi
Catatan itu membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak kedua Persis Solo musim ini setelah Kodai Tanaka yang mengoleksi tujuh gol.
Setelah meninggalkan Persis dan bergabung dengan Terengganu FC di Malaysia, produktivitas Kastaneer mengalami penurunan dengan hanya mencetak dua gol dari sembilan laga.
Meski demikian, Dick Advocaat tetap menaruh kepercayaan kepada Kastaneer.
Pengalaman serta perannya di lini depan dianggap masih penting bagi Curacao dalam menghadapi persaingan berat di Piala Dunia 2026.
Skuad Curacao kali ini diisi pemain yang berkarier di berbagai liga Eropa, mulai dari Belanda, Inggris, Turkiye, hingga Swiss.
Kehadiran pemain-pemain dengan pengalaman kompetisi Eropa diharapkan mampu meningkatkan daya saing Curacao di panggung dunia.
Di lini belakang, Curacao memiliki sejumlah pemain berpengalaman seperti Riechedly Bazoer, Joshua Brenet, dan Armando Obispo.
Sementara lini tengah akan dikomandoi duet Bacuna bersaudara bersama beberapa pemain muda potensial.
Baca juga: Persis Solo Harap-harap Cemas Gegara Flare Suporter di Laga Kandang Terakhir : Semoga Bebas Sanksi
Untuk sektor penyerangan, Curacao mengandalkan kombinasi kecepatan dan kreativitas dari Tahith Chong, Sontje Hansen, hingga Jürgen Locadia. Kehadiran Kastaneer juga diharapkan bisa menambah variasi serangan tim asuhan Dick Advocaat.
Penjaga Gawang:
Tyrick Bodak, Trevor Doornbusch, Eloy Room.
Pemain Belakang:
Riechedly Bazoer, Joshua Brenet, Roshon van Eijma, Sherel Floranus, Deveron Fonville, Juriën Gaari, Armando Obispo, Shurandy Sambo.
Pemain Tengah:
Juninho Bacuna, Leandro Bacuna, Livano Comenencia, Kevin Felida, Ar’Jany Martha, Tyrese Noslin, Godfried Roemeratoe.
Pemain Depan:
Jeremy Antonisse, Sontje Hansen, Tahith Chong, Brandley Kuwas, Gervane Kastaneer, Jürgen Locadia, Jearl Margaritha, Kenji Gorré.
(*)