Tribunlampung.co.id, NTB - Tetangga kos mengungkap kesaksiannya sebelum mahasiswi berinisial NDR (21) ditemukan meninggal dunia.
NDR didapati meninggal dunia di kamar kosnya di wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (17/5/2026).
Polisi menduga ada tindak pidana terkait dengan kematian mahasiswi di kamar kos tersebut.
Tetangga kos korban, Jumatin Arianingsih alias Tia mengungkap, sebelum kejadian tidak pernah mendengar adanya keributan di kamar tersebut.
Dia mengaku, terakhir melihat NDR sepekan sebelum mahasiswi asal Kabupaten Sumbawa Barat tersebut ditemukan tidak bernyawa di indekos.
"Saya tidak tahu kalau yang lain, kalau saya terakhir ketemu Minggu 10 Mei, habis itu lihat motornya di depan sini (kamar kos)," kata Tia sapaan akrabnya saat ditemui TribunLombok.com, Selasa (19/5/2026).
Tia menjelaskan pada Sabtu sebelum korban ditemukan meninggal, teman-teman dari NDR sempat datang ke kosan tersebut untuk mencarinya.
Namun mereka tidak melihat sepeda motor milik korban, tetangga kosnya juga tidak melihat.
Saat dihubungi melalui telepon, kontak handphone tersebut masih berdering. Mereka kemudian mencoba menggedor pintu kamar kos tersebut namun tidak ada jawaban.
"Akhirnya teman-temannya mencoba melihat lewat ventilasi dan ternyata almarhumah ada di dalam," kata Tia.
Setelah itu mereka menunggu pemilik kos datang membawa kunci cadangan, namun ternyata tidak bisa dibuka. Akhirnya pintu kamar tersebut dibuka paksa dan NDR ditemukan sudah tidak bernyawa.
Tia juga tidak pernah mendengar cerita korban ada masalah, karena sejak ia menghuni kos dari tahun 2024 itu ia bersama korban hanya sebatas saling sapa saja.
Saat ini jenazah mahasiswi Unram semester enam itu sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan otopsi terhadap jenazah.
Kapolsek Selaparang, Zulharman Lutfi mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, sementara penyebab kematian terdapat indikasi dugaan tindak pidana.
"Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, termasuk hasil autopsi yang kami terima. Terdapat dugaan yang mengarah kepada tindak pidana," kata Zulharman.
Saat ini kematian janggal mahasiswi Unram ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mataram.(*)
Bertia Selanjutnya Motor Dikendarai Lansia Oleng seusai Menyalip, Nenek yang Dibonceng Jatuh Terlindas Truk