Alasan Anggota DPRD Jember Main Game saat Rapat, Takut Sapi Virtualnya Kelaparan
ahmadshalsamalkhaponda May 20, 2026 01:58 PM

- Alasan Achmad Syahri anggota DPRD Jember main game saat rapat sambil merokok terungkap.

Adapun anggota DPRD Achmad Syahri mengaku bermain game saat rapat karena takut sapi virtualnya kelaparan.

Achmad Syahri lebih mementingkan sapi virtual dibanding rapat yang membahas kesehatan.

Sebelumnya Syahri kedapatan bermain game sambil merokok ketika rapat dengar pendapat (RDP) soal isu kesehatan pada Senin (11/5/2026).

Saat itu RDP membahas persoalan campak, stunting, AKI/AKB, sampai program Universal Health Coverage (UHC) di ruang rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jember.

Rapat digelar bersama Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, BPJS Kesehatan Jember, dan perwakilan 15 puskesman.

Ruangan tersebut dilengkapi dengan pendingin ruangan atau AC, namun Syahri tetap merokok.

Tindakan Syahri menuai banyak sekali hujatan dari warganet di media sosial.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono mengungkap bahwa mahkamah partai sudah memberi sanksi.

Kata Hanan, Syahri diberi sanksi teguran keras dan terakhir.

"Kami sudah menyampaikan putusannya adalah peringatan keras dan terakhir, tidak ada ruang untuk kesalahan yang sama," katanya.

Kepada partai Syahri mengaku alasan bermain game ketika rapat.

Syahri mengaku khawatir karena belum memberi makan sapi-sapi di game tersebut.

"Sempat saya tanya, kok main game ?

Iya ketua itu rapatnya mulai jam 10 pagi sampai jam 2, terus jam 1 saya lupa belum memberi makan sapi-sapi saya.

Ternyata sapi di gamenya itu belum dikasih makan," katanya.

"Ya itu yang dikatakan beliau memberi makan sapi-sapinya di game tersebut, itu aja yang disampaikan ke saya," tambah Hanan.

Ketua DPRD Jember sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra, Ahmad Halim menyampaikan permohonan maafnya atas kejadian tersebut.

"Kami atas nama pimpinan DPRD menyampaikan permohonan maaf dan kita akan proses karena ini juga menyangkut etika lembaga," katanya.

Ia memastikan, Syahri akan mendapatkan sanksi administrasi secara kelembagaan dewan.

"Tentu prosesnya nanti akan kita proses di Badan Kehormatan," tegasnya.



#viraldimediasosial #medsos #regional #dprd #jember

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.