TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau Kantor Pertanahan (Kantah) Kulon Progo akan melanjutkan proses inventarisasi dan identifikasi lahan yang terdampak jalur Tol Yogyakarta-YIA.
Prosesnya akan dilaksanakan tahun ini.
Kepala BPN Kulon Progo, Margaretha Elya Lim, menjelaskan proses tersebut disesuaikan dengan penetapan lokasi (penlok) yang diterbitkan pada 2023.
"Prosesnya akan kami lakukan ke kalurahan yang terdekat dengan jalur yang bidangnya sudah menerima Uang Ganti Rugi (UGR)," jelas Elya pada Rabu (20/05/2026).
Setidaknya ada tiga kalurahan yang akan menjadi sasaran inventarisasi dan identifikasi.
Yakni Kalurahan Hargorejo di Kapanewon Kokap serta Kalurahan Kulur dan Kaligintung di Kapanewon Temon.
Elya mengatakan sudah melakukan berbagai persiapan untuk proses itu.
Seperti membentuk tim khusus untuk memperlancar pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi tersebut.
"Nanti tim bekerja untuk mengumpulkan 2 jenis data, yaitu data fisik dan yuridisnya," katanya.
Baca juga: UGR Tol Yogyakarta-YIA Cair, Godaan Sales Datang Bertubi-tubi
Pengumpulan data fisik dilakukan lewat pengukuran bidang dan non bidang yang terkena jalur Tol Yogyakarta-YIA.
Sedangkan data yuridis berkaitan dengan dokumen administrasi dari bidang lahan yang terkena.
Hasil pengumpulan data tersebut akan diumumkan ke masyarakat, terutama warga yang bidangnya terdampak.
Tujuannya agar mereka bisa memeriksa kembali apakah data yang dikumpulkan sudah benar.
"Kami berharap pelaksanaannya bisa berjalan tepat waktu dan warga yang bidangnya terdampak bisa segera menyampaikan berkas terkait," ujar Elya.
BPN Kulon Progo juga masih melakukan pembayaran UGR ke warga pemilik bidang dan non-bidang yang terkena jalur Tol Yogyakarta-YIA.
Salah satunya di Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih.
Lurah Pengasih, Haryana mengatakan ada 7 padukuhan di wilayahnya yang terkena jalur Tol Yogyakarta-YIA.
Sejauh ini sudah 4 padukuhan yang warganya telah menerima UGR.
"Yang sudah menerima UGR itu Padukuhan Tunjungan, Drewolo, Timpang, dan Clawer, meski untuk Clawer belum semuanya menerima," jelasnya belum lama ini.(*)