TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang mempercepat pemasangan kamera pengawas atau CCTV di seluruh dusun sebagai upaya menekan angka kriminalitas jalanan yang belakangan marak terjadi.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar turun langsung mengecek progres pemasangan CCTV di sejumlah desa di Kecamatan Sukodono, Selasa (19/5/2026) malam.
Baca juga: Viral Aksi Wanita Mencuri di Toko Modern Bondowoso, Terekam CCTV Gasak 16 Produk Kosmetik
Dalam peninjauan tersebut, rombongan berkeliling menggunakan vespa mulai pukul 19.00 WIB dan mengunjungi tujuh kantor desa selama sekitar tiga jam.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan pemasangan CCTV yang didanai melalui anggaran dusun berjalan sesuai target.
“Di Kecamatan Sukodono kira-kira 80 persen CCTV sudah terpasang, sisanya sedang berproses penyelesaian,” ujar Indah Amperawati, Rabu (20/5/2026).
Menurut Indah, proses pemasangan belum sepenuhnya selesai karena keterbatasan tenaga teknis. Pengadaan CCTV dilakukan secara bersamaan di banyak desa sehingga pemasangan harus dilakukan secara bertahap.
Baca juga: Motor Inventaris BMT NU Grujugan Bondowoso Dicuri, CCTV Rekam Aksi Pelaku
“Jadi mereka harus antre karena SDM-nya tidak mencukupi kalau semua dusun serentak. Kemudian bahan-bahan juga sempat kehabisan,” katanya.
Ia menjelaskan, sejumlah desa bahkan harus mendatangkan perangkat CCTV dari luar Kabupaten Lumajang akibat stok di daerah setempat sempat kosong.
Meski demikian, Indah menilai antusiasme pemerintah desa cukup tinggi karena hampir seluruh dusun mulai bergerak memasang kamera pengawas demi meningkatkan keamanan lingkungan.
“Ini indikator bahwa semua dusun sudah bergerak untuk memasang CCTV. Mudah-mudahan ini jadi ikhtiar kita menjaga keamanan masing-masing dusun,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Lumajang mencatat progres pemasangan CCTV di seluruh dusun kini telah mencapai sekitar 50 persen. Pemkab menargetkan seluruh pemasangan selesai pada pertengahan Juni 2026.
Baca juga: Marak Begal dan Pelemparan Batu di Lumajang, Bupati Indah Minta Dana Dusun untuk Pasang CCTV
“Kami beri waktu sampai pertengahan Juni semua sudah tuntas,” imbuhnya.
Warga Desa Mengaku Lebih Tenang
Kepala Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, Akhjab, mengatakan pemasangan CCTV menjadi salah satu langkah untuk mengurangi tindak kriminal di ruang publik, terutama aksi begal yang membuat warga resah.
“Kami mau keluar malam selalu waswas, mau bawa sajam takutnya kena pasal. Kalau ada begal tapi tidak bawa sajam, kita tidak bisa melawan,” ujarnya.
Saat ini, Pemerintah Desa Sumberejo telah memasang lima unit CCTV di titik rawan, masing-masing satu kamera di setiap dusun.
“CCTV yang sudah kami pasang ada lima, satu dusun satu karena di sini ada lima dusun. Nanti akan saya kembangkan menjadi sepuluh CCTV, jadi tinggal nambah lima,” jelasnya.
Namun, ia juga mengaku khawatir terhadap risiko kerusakan perangkat saat musim hujan, terutama akibat sambaran petir.
“Sementara untuk biaya satu kamera CCTV itu sekitar Rp2,4 juta sesuai ketentuan dari Kominfo kemarin,” tambahnya.