MANADO - Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (IPKRS) RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara, menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan Ruang Tunggu Poli Rawat Jalan, Rabu (20/5/2026).
Edukasi diberikan bagi pasien dan keluarga pasien dalam rangka memperingati World Hypertension Day atau Hari Hipertensi Sedunia.
Kegiatan edukatif ini menghadirkan narasumber dokter spesialis penyakit dalam, dr. John Walandow, Sp.PD-FINASIM.
Dia memberikan pemaparan mengenai pentingnya pencegahan dan pengendalian hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama komplikasi kesehatan serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal.
Dalam materinya, dr. John Walandow menekankan bahwa hipertensi sering kali disebut sebagai silent killer karena banyak penderita tidak menyadari kondisi yang dialaminya hingga muncul komplikasi.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk rutin memeriksa tekanan darah, menjaga pola makan sehat, membatasi konsumsi garam, rutin berolahraga, menghindari rokok dan alkohol, serta mengelola stres dengan baik.
“Pencegahan hipertensi dimulai dari perubahan gaya hidup sehat. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin menjadi langkah penting agar hipertensi dapat dideteksi dan dikendalikan sejak dini,” ujar dr. John dalam dalam rilis yang diterima Tribun Manado.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari pasien dan pengunjung rumah sakit yang hadir di area pelayanan rawat jalan. Selain penyampaian materi edukasi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi langsung terkait pengelolaan tekanan darah tinggi.
dr. Lidya E. Tulus, M.Kes selaku Direktur RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan edukasi kesehatan merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta mendorong upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
“Peringatan Hari Hipertensi Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya hipertensi. Rumah sakit tidak hanya berfokus pada pelayanan kuratif, tetapi juga terus memperkuat edukasi kesehatan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan penyakit,” tuturnya.
Pelaksanaan kegiatan ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk mewujudkan masyarakat Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Selain itu, kegiatan promotif dan preventif seperti edukasi kesehatan mendukung misi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Melalui peringatan Hari Hipertensi Sedunia tahun 2026 ini, IPKRS RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara berharap masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini dan pengendalian hipertensi guna menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan berkualitas. (Advertorial)