Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor turun tangan merespons keluhan masyarakat terkait pelayanan di Puskesmas Cisarua yang sedang menjadi sorotan.
Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke puskesmas tersebut.
"Kita sudah tiga kali datang kesana melakukan pembinaan, jadi memang kondisi dari ruangan itukan juga kecil itu akan menjadi perhatian buat kami," ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, penilaian jeblok pada Goggle Riview tidak bisa dijadikan patokan dalam merepresentasikan pelayanan di Puskesmas Cisarua.
Terlebih, kata dia, dalam sehari terdapat 200 pasien yang datang ke puskesmas tersebut sehingga dapat menimbulkan miskomunikasi antara petugas dengan pengunjung.
Meski begitu, ia mengatakan kritikan dari masyarakat dijadikan ajang untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.
"Tapi apapun masukan dari masyarakat tentunya akan kita ambil sebagai bahan evaluasi, kemarin saya sudah membrifingkan mereka, sudah memberikan pengarahan," katanya.
Dalam narasi yang beredar di media sosial, Puskesmas Cisarua hanya mendapat penilaian 3,5 dari lima bintang.
Baca juga: Pelayanan di Puskesmas Cisarua Bogor Disorot, Bupati Bogor Bakal Lakukan Pembenahan Menyeluruh
Kolom komentar pun menjadi wadah keluhan bagi pasien yang merasa tidak puas dengan pelayanan di tempat tersebut.
Merespons hal itu, Kepala Puskesmas Cisarua dr. Eulis Irma Khumairoh mengatakan, penilaian jeblok yang diberikan terjadi sudah lama dan mengklaim telah melakukam perbaikan.
dr. Eulis Irma Khumairoh menyebut, setiap harinya terdapat sekitar 200 pasien yang berobat di dalam gedung yang minimalis.
Sementara itu, sumber daya manusia (SDM) di puskesmas tersebut hanya orang 30 orang yang juga harus berbagi tugas turun ke lapangan.
Menurutnya, ketidakseimbangan tersebut menjadikan pelayanan yang diberikan petugas terhadap pasien menjadi kurang optimal.
"Rasanya memang gak mungkin bisa secara paripurna melayani warga yang membutuhkan pelayanan," katanya.
Kendati demikian, dr. Eulis Irma Khumairoh mengatakan kejadian ini pihaknya akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat.
"Kalau di intern kami tentu saja tetap berupaya meningkatkan mutu pelayanan dengan kegiatan monevnya," katanya.