Perjuangan Driver Online Batam Ikuti Aksi Damai di Dompak, Datang Sejak Pagi Hingga Biaya Sendiri
Septyan Mulia Rohman May 20, 2026 06:30 PM

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Aksi damai sejumlah driver online Batam dan sejumlah daerah lain di Provinsi Kepri terjadi depan kantor Gubernur Kepulauan Riau di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Rabu (20/5/2026) siang.

Sejumlah driver online yang mayoritas berasal dari Kota Batam, Provinsi Kepri itu datang dengan membawa 10 poin tuntutan.

Berikut 10 Poin Dalam Aksi Damai Driver Online Depan Kantor Gubernur Kepri di Dompak Hari Ini

  • Jalankan tarif ojek & taxi online sesuai SK gubernur 1080&1113/2024 dan sesuai aturan kementerian.
  • Segera sahkan UU transportasi online.
  • Segera revisi UU 22/2009 tentang lalu lintas angkutan jalan.
  • Evaluasi dan jalan kan ke pengawasan keberadaan taksi online di bandara.
  • Tolak lock area untuk semua pelabuhan di Batam.
  • Aturan biaya parkir di pelabuhan dan bandara.
  • Segera selesaikan jaminan sosial tenaga kerja (TK) untuk ojek online sesuai Perwako, dan realisasikan jaminan sosial TK untuk taxi online di kepri batam. 
  • Meminta semua aplikasi untuk wajib dan jalankan pelayanan emergency 1x24 jam/ setiap hari.
  • Meminta dengan tegas kepada aplikator Grab dan Gojek untuk mengurangi target jawara dan juara, serta layanan yang merugikan baik untuk kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat.
  • Jalankan Perpres 27/2006 tentang perlindungan pekerja transportasi online.

Namun di balik aksi damai sejumlah driver online itu, terselip cerita dan perjuangan sejumlah driver online di Batam untuk bisa sampai ke kantor Gubernur Kepri di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang.

Ketua Sahabat Milenial Batam (SMB), Imron melalui Pembina SMB, Yanto kepada TribunBatam.id mengungkap jika sejumlah rekan-rekannya sudah berada di Pelabuhan Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepri sejak pukul 05.30 WIB.

"Sebelum aksi damai itu sudah saling berkoordinasi. Ada belasan rekan kalau dari komunitas kami yang sudah tiba di Punggur sejak pagi. Berangkat sekira pukul 08.00 WIB pakai kapal," ucapnya.

Tak hanya tiba sejak pagi, untuk bisa sampai ke Kantor Gubernur Kepri di Dompak driver online saling sumbang menyumbang.

Tak hanya untuk sesama anggota komunitas yang hendak berangkat, iuran juga mereka lakukan untuk perwakilan komunitas yang akan berangkat ke sana.

Ini belum lagi sejumlah driver online yang berangkat mengikuti aksi damai untuk merelakan tidak mendapat order (off bid) nyaris satu hari.

"Untuk makan dan minum rekan-rekan di sana lah. Yang tidak ikut pun, dipersilahkan untuk menyumbang juga," sebutnya.

Aksi damai sejumlah driver online ini pun berlanjut ke dalam kantor Gubernur Kepri. 

Sebanyak 15 orang perwakilan dari driver online kendaraan roda empat dan roda dua dipersilahkan masuk ke dalam.

Terik panas matahari yang mereka lawan di atas kepala, seolah berbuah manis.

Namun bukan Gubernur Kepri atau Wakil Gubernur Kepri yang mereka temui.

Namun Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Riau (Kadishub Kepri), Junaidi, S.E., M.H.

Pertemuan di ruang pertemuan Kantor Gubernur Kepri berlangsung pada Rabu (20/5/2026) sekira pukul 14.40 WIB.

"Pak Gubernur dan Wakil Gubernur sedang bertugas di luar provinsi. Saya ditugaskan khusus untuk menerima dan membahas apa yang menjadi keinginan rekan-rekan semua," kata Junaidi dari balik kerumunan masa, menjawab pertanyaan orator. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng/*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.