TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Aksi damai sejumlah driver online Batam dan sejumlah daerah lain di Provinsi Kepri terjadi depan kantor Gubernur Kepulauan Riau di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Rabu (20/5/2026) siang.
Sejumlah driver online yang mayoritas berasal dari Kota Batam, Provinsi Kepri itu datang dengan membawa 10 poin tuntutan.
Namun di balik aksi damai sejumlah driver online itu, terselip cerita dan perjuangan sejumlah driver online di Batam untuk bisa sampai ke kantor Gubernur Kepri di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang.
Ketua Sahabat Milenial Batam (SMB), Imron melalui Pembina SMB, Yanto kepada TribunBatam.id mengungkap jika sejumlah rekan-rekannya sudah berada di Pelabuhan Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepri sejak pukul 05.30 WIB.
"Sebelum aksi damai itu sudah saling berkoordinasi. Ada belasan rekan kalau dari komunitas kami yang sudah tiba di Punggur sejak pagi. Berangkat sekira pukul 08.00 WIB pakai kapal," ucapnya.
Tak hanya tiba sejak pagi, untuk bisa sampai ke Kantor Gubernur Kepri di Dompak driver online saling sumbang menyumbang.
Tak hanya untuk sesama anggota komunitas yang hendak berangkat, iuran juga mereka lakukan untuk perwakilan komunitas yang akan berangkat ke sana.
Ini belum lagi sejumlah driver online yang berangkat mengikuti aksi damai untuk merelakan tidak mendapat order (off bid) nyaris satu hari.
"Untuk makan dan minum rekan-rekan di sana lah. Yang tidak ikut pun, dipersilahkan untuk menyumbang juga," sebutnya.
Aksi damai sejumlah driver online ini pun berlanjut ke dalam kantor Gubernur Kepri.
Sebanyak 15 orang perwakilan dari driver online kendaraan roda empat dan roda dua dipersilahkan masuk ke dalam.
Terik panas matahari yang mereka lawan di atas kepala, seolah berbuah manis.
Namun bukan Gubernur Kepri atau Wakil Gubernur Kepri yang mereka temui.
Namun Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Riau (Kadishub Kepri), Junaidi, S.E., M.H.
Pertemuan di ruang pertemuan Kantor Gubernur Kepri berlangsung pada Rabu (20/5/2026) sekira pukul 14.40 WIB.
"Pak Gubernur dan Wakil Gubernur sedang bertugas di luar provinsi. Saya ditugaskan khusus untuk menerima dan membahas apa yang menjadi keinginan rekan-rekan semua," kata Junaidi dari balik kerumunan masa, menjawab pertanyaan orator. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng/*)