Fakta di Balik Viral Begal Batam, Fadil Terima 7 Jahitan Usai Cekcok dengan Pengendara di Jalan
Dewi Haryati May 20, 2026 08:07 PM

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Fadil (22), seorang pria di Batam mendapat tujuh jahitan di tangannya, setelah terkena sabetan pisau dalam insiden perkelahian di kawasan Sei Binti, Sagulung, Batam. 

Peristiwa yang dialami Fadil sebelumnya sempat viral di media sosial, dan disebut sebagai aksi pembegalan di kawasan Temiang hingga Batu Aji. 

Belakangan terungkap, kabar yang viral itu tidak benar.

Peristiwa yang terjadi sebenarnya bukan aksi begal, melainkan perkelahian di jalan dengan pengendara lain. Kejadian dipicu saling lihat dan muncul perasaan tersinggung.

Fadil telah membuat video klarifikasi dan meminta maaf atas kehebohan yang terjadi.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris mengatakan, dari keterangan korban, kejadian bermula saat korban pulang usai mengantar pacarnya pada Senin (18/5/2026) malam. 

Dalam perjalanan, korban merasa diikuti dua pria yang berboncengan sepeda motor.

"Dia dibegal itu tak benar. Awalnya dia habis ngantar ceweknya pulang, lalu merasa ada yang mengikuti sambil tengok-tengok di jalan," ujar Iptu Anwar Aris, Rabu (20/5/2026).

Menurut Aris, situasi tersebut kemudian memicu cekcok dengan pengendara lain, hingga kedua pihak sama-sama berhenti dan turun dari kendaraan.

"Yang dua orang ini ngajak korban berkelahi, istilahnya seperti menantang. Salah satunya turun dari motor sambil bawa pisau," katanya.

Saat keributan tersebut, pelaku sempat mengarahkan senjata tajam ke arah kepala korban. 

Namun korban menangkis menggunakan tangan kanan hingga mengalami luka robek cukup serius.

"Diarahkan pisaunya ke kepala korban, ditangkislah pakai tangannya. Terlukalah tangan kanannya, menerima 7 jahitan," tutur Aris.

Usai kejadian, korban sempat mengejar pelaku hingga kawasan depan Masjid Aminah, Sei Binti. 

Namun pengejaran dihentikan karena luka di tangannya semakin terasa sakit.

Keesokan harinya, korban mendatangi UPT Puskesmas Sei Lekop untuk mendapatkan perawatan medis dan menjalani tujuh jahitan di tangan kanan.

Polisi memastikan tidak ada barang korban yang dirampas dalam kejadian tersebut. 

Korban dan pelaku juga disebut tidak memiliki hubungan maupun persoalan pribadi sebelumnya.

"Tidak ada yang diambil. Motornya juga tidak dirampas. Jadi ini bukan begal," tegas Aris.

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Sagulung masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu diduga pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya, informasi dugaan begal sempat ramai beredar melalui media sosial dan pesan WhatsApp. 

Dalam narasi yang tersebar, korban disebut dibegal di Lampu Merah Paradise, Batu Aji. Ada pula yang menyebut di kawasan Temiang.

Namun setelah dimintai keterangan oleh polisi, Fadil mengakui informasi yang disampaikannya tidak sesuai fakta.

"Status yang saya buat soal begal, sebenarnya saya bukan dibegal. Saya berkelahi sama orang di seberang Telkom," ujar Fadil dalam video klarifikasinya.

Ia juga meminta maaf kepada masyarakat dan jajaran kepolisian atas informasi yang sempat menimbulkan keresahan tersebut. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.