Carlo Ancelotti telah memasukkan Neymar ke dalam rencana timnya untuk Piala Dunia 2026, namun penyerang veteran itu harus menerima status yang jauh lebih rendah di dalam kamp Timnas Brasil. Pelatih asal Italia tersebut mengadakan panggilan video penting dengan bintang Santos itu untuk menegaskan aturan sebelum mengumumkan daftar akhir berisi 26 pemain.
Syarat untuk kembalinya Neymar
Keterlibatan Neymar dalam skuad Brasil untuk Piala Dunia mendatang awalnya belum pasti hingga terjadinya panggilan video krusial pada Kamis lalu.
Menurut laporan Globo, Ancelotti—bersama direktur teknik Rodrigo Caetano—berbicara langsung dengan pemain berusia 34 tahun itu untuk menjelaskan kondisi baru dalam struktur tim nasional. Dalam pertemuan tersebut, sang pelatih menyampaikan dengan jelas bahwa era Neymar sebagai sosok tak tergantikan telah berakhir.
Mantan pelatih Real Madrid itu memberi tahu Neymar bahwa ia tidak lagi akan mengenakan ban kapten dan tidak dijamin sebagai starter utama. Ancelotti menjelaskan bahwa ia telah memiliki sebelas pemain inti dalam pikirannya, dan untuk saat ini, nama Neymar belum termasuk di dalamnya.
Selain itu, Ancelotti juga memperkenalkan kode etik baru yang ketat, termasuk saran khusus agar Neymar membatasi aktivitasnya di media sosial demi menjaga fokus selama turnamen berlangsung.
Ancelotti membela keputusannya
Meski bersikap tegas dalam pembicaraan pribadi, Ancelotti tetap memberikan dukungan terbuka terhadap pengalaman Neymar yang dinilainya berharga bagi para pemain muda di skuad tersebut.
Sang pelatih meyakini bahwa kehadiran Neymar dapat memberikan pengaruh positif di ruang ganti, meskipun kontribusinya di lapangan mungkin terbatas pada momen-momen tertentu atau peran dari bangku cadangan.
"Kondisi fisiknya sudah membaik," ujar Ancelotti. "Dia akan menjadi pemain penting di Piala Dunia ini. Dia memiliki pengalaman dalam kompetisi seperti ini, dicintai oleh tim, dan bisa menciptakan suasana yang lebih baik di dalam kelompok ini."
"Kami memilih Neymar bukan karena kami berpikir dia hanya akan menjadi pemain pengganti yang baik. Kami memilihnya karena kami yakin dia bisa membantu tim, entah itu selama satu menit, lima menit, 90 menit, atau bahkan saat adu penalti."
Perubahan sikap
Respon Neymar terhadap panggilan video tersebut dilaporkan sangat positif. Sang pemain menyambut komunikasi itu dengan senyum dan berjanji akan melakukan apa pun yang diperlukan demi membantu tim. Kesediaannya untuk beradaptasi dengan peran pendukung menjadi sinyal positif terakhir bagi Ancelotti, yang sebelumnya belum pernah memanggil sang penyerang sejak mengambil alih tim nasional pada tahun 2025.
Setelah pengumuman resmi skuad, Neymar dikabarkan mengirim pesan ucapan terima kasih dan perayaan kepada staf pelatih, disertai emoji hati berwarna hijau dan kuning.
Jalan menuju Piala Dunia
Dengan Neymar yang kini kembali menjadi bagian dari tim, Timnas Brasil akan fokus pada persiapan akhir mereka di Teresopolis. Skuad dijadwalkan berkumpul di Granja Comary pada 27 Mei sebelum menjalani laga perpisahan melawan Panama di Stadion Maracana pada 31 Mei. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi para penggemar untuk menyaksikan tim di tanah air sebelum mereka berangkat ke Amerika Serikat pada 1 Juni.
Brasil kemudian akan menghadapi Mesir dalam laga pemanasan terakhir di Cleveland pada 6 Juni, sebelum menjalani pertandingan pembuka turnamen melawan Maroko di New Jersey pada 13 Juni.