Kondisi Cicadas Kini Berubah Total Setelah Seluruh Kios PKL Dibongkar, Lebih Bersih dan Nyaman
Kemal Setia Permana May 20, 2026 08:37 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Suasana di kawasan Cicadas, Kota Bandung tampak berubah signifikan setelah seluruh kios pedagang kaki lima (PKL) rampung dibongkar petugas Satpol PP Kota Bandung dan Satpol PP Jabar.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar Rabu (20/5/2026) sore, trotoar yang sebelumnya dipadati kios semi permanen kini terlihat bersih, nyaman, serta lebih tertata, sehingga area yang selama ini terkesan semrawut dan kumuh sudah berubah total menjadi lebih lengang.

Dengan kondisi tersebut pandangan dari sepanjang jalan ke deretan pertokoan tidak lagi terhalang kios. Para pejalan kaki juga kini dapat berjalan di trotoar dengan lebih leluasa tanpa harus turun ke badan jalan.

Selain itu, ruang di sisi jalan juga terlihat lebih lapang dan memberikan kesan lebih rapi dibanding sebelumnya. Sehingga, sejumlah warga yang melintas kawasan itu terlihat memanfaatkan trotoar yang kini lebih nyaman digunakan.

"Tadi subuh sudah dipastikan (pembongkaran) selesai. Tapi itu baru ruas jalan Ahmad Yani. Berikutnya kita akan masuk ke jalan Cikutra," ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Balai Kota, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Kawasan Cicadas Lebih Cepat Bersih dan Terlihat Nyaman, PKL Inisiatif Bongkar Kios Sendiri

Farhan mengatakan pembongkaran kios PKL di Cicadas tersebut sudah dimulai sejak 1 Mei 2026. Bahkan, pihaknya sudah berkesepakatan dengan kelompok PKL untuk melakukan pembongkaran secara mandiri.
 
"Tadi subuh kita selesaikan semuanya, Alhamdulillah dari sejak kemarin-kemarin, dari setiap hari Senin malam, saya secara pribadi memantau terus wilayah tersebut sampai tadi subuh jam setengah 6 sudah selesai," katanya.
 
Setelah pembongkaran rampung, kata Farhan, nantinya akan dilanjutkan dengan perbaikan drainase oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung karena selama ini drainase du kawasan itu tertutup.

"Kemudian diharapkan tidak ada lagi gangguan drainase di Cicadas. Baru kita akan bicara soal penataan. Kemarin-kemarin kita mesti dialog dulu karena kalau mau menggusur orang tuh harus ngobrol lah," ucap Farhan.

Farhan mengatakan, proses dialog tersebut butuh waktu yang cukup lama hingga akhirnya dialog dan upaya pembongkaran kios PKL tersebut dibantu oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.
 
"Jadi, ngobrolnya memang lama dan  Alhamdulillah dibantu oleh Pak Gubernur. Jadi, ada dorongan tenaga dalam yang sangat kuat dari Pak Gubernur," katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.