Kulon Progo (ANTARA) - Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan Embarkasi Haji YIA melayani 26 penerbangan yang membawa 9.320 calon haji ke Tanah Suci pada Musim Haji 2026.
"Pelayanan penerbangan mulai 21 April 2026 sampai 21 Mei 2026. Embarkasi Haji YIA melayani 26 penerbangan dengan total 26 kloter haji yang masing-masing terdiri atas 360 orang, dengan total 9.320 calon haji," kata General Manajer Bandara Internasional Yogyakarta Muhammad Thamrin di Kulon Progo, Rabu.
Ia mengatakan jamaah calon haji yang melalui Embarkasi Haji YIA, yakni 3.748 orang calon haji asal DIY, 5.468 calon haji asal Karesidenan Kedu, 26 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 26 orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan 52 orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).
Kelompok terbang (kloter) pertama jamaah calon haji DIY dan Karesidenan Kedu tahun 2026 telah diberangkatkan pada 21 April 2026 melalui Bandara Internasional Yogyakarta pada 23.40 WIB. Jamaah calon haji berangkat dari Yogyakarta menuju Madinah menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 6501 jenis Airbus A330-300.
Selanjutnya, kloter ke-26 atau menjadi kloter terakhir pada Embarkasi Haji 2026 melalui YIA diberangkatkan pada 21 Mei 2026, pukul 03.40 WIB menuju Jeddah menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 6526 dengan membawa jamaah calon haji asal Kabupaten Purworejo.
Muhammad Thamrin mengatakan API Bandara Internasional Yogyakarta melakukan persiapan dari aspek keamanan, keselamatan, pelayanan, serta koordinasi dengan instansi dan pemangku kepentingan terkait, seperti Otoritas Bandara Wilayah III, Kementerian Haji dan Umrah, TNI/Polri, Perum LPPNPI, Kantor Imigrasi, Kantor Bea Cukai, Balai Karantina Kesehatan, Garuda Indonesia, Gapura Angkasa, dan lainnya untuk memastikan seluruh operasional penerbangan haji perdana di YIA tahun ini berjalan lancar.
“Adapun fasilitas yang telah kami siapkan dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan Embarkasi Haji 2026 di YIA meliputi area pelayanan jamaah, pemeriksaan dokumen, layanan keamanan, ruang tunggu, fasilitas kesehatan, serta pelayanan khusus bagi jamaah lansia dan disabilitas,” kata Muhammad Thamrin.
Selain itu, lanjut Tamrin, API YIA juga mengoptimalkan petugas, khususnya untuk mendukung layanan pemeriksaan keamanan di Hotel Haji dengan menyediakan 15-20 personel Airport Security.
Sedangkan petugas operasional dan pelayanan di bandara, yaitu di area terminal dan sisi udara. Pihaknya juga menyiapkan 448 orang personel dari berbagai fungsi kerja, seperti Avsec, ARFF, AOLT, AOA, ASI, Teknik, dan lain-lain.
"YIA mulai melayani penerbangan debarkasi haji pada 1 Juni sampai dengan 29 Juni 2026, dengan jumlah 9.320 haji wilayah Yogyakarta dan Karesidenan Kedu (Kebumen, Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan Purworejo)," katanya.
Lebin lanjut, Muhammad Thamrin mengatakan ini merupakan momen penting bagi YIA dimana perjalanan haji tahun 2026 menjadi penyelenggaraan haji pertama di YIA. Sehingga, API YIA berkomitmen kuat dalam melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait.
"YIA memastikan kesiapan fasilitas, peralatan dan sumber daya manusia untuk mendukung operasional penerbangan haji. Kami yakin upaya embarkasi haji ini menjadi langkah penting bagi Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya YIA yang berkelanjutan," katanya.





