TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang pejalan kaki tanpa identitas tewas mengenaskan setelah menjadi korban tabrak lari beruntun di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan Perumahan Kubu Pratama Indah Km 10, Denpasar, Bali, Rabu (20/5/2026) dini hari.
Korban yang hingga kini masih berstatus Mr X itu ditabrak oleh tiga mobil secara beruntun.
Dua pengemudi pertama langsung melarikan diri usai kejadian dan kini masih diburu pihak kepolisian.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 02.20 WITA.
"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang pejalan kaki meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya dikutip TribunBali.
"Korban saat ini statusnya belum diketahui identitasnya," jelasnya.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat sebuah mobil yang belum diketahui identitas maupun nomor polisinya melaju dari arah utara menuju selatan.
Pengemudi diduga kurang hati-hati sehingga menabrak korban yang sedang menyeberang jalan dari arah barat ke timur.
Namun setelah menabrak korban, pengemudi pertama justru langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.
Nahas, tubuh korban yang tergeletak di jalan kembali dihantam mobil kedua yang melaju dari arah yang sama.
Pengemudi mobil kedua juga tidak berhenti dan ikut kabur setelah melindas korban.
"Setelah ditabrak oleh kendaraan pertama yang langsung meninggalkan TKP, pejalan kaki tersebut kembali ditabrak oleh mobil kedua yang bergerak searah dari utara ke selatan. Kendaraan kedua ini juga melarikan diri," jelas Iptu Gede Adi.
Peristiwa tragis itu belum berakhir.
Tak lama kemudian, korban kembali terlindas mobil ketiga, yakni Daihatsu Xenia bernomor polisi DK 1275 ACF yang dikemudikan pria berinisial INS (55).
Berbeda dengan dua pengemudi sebelumnya, INS tetap berada di lokasi kejadian dan kooperatif saat diperiksa petugas.
"Terakhir, pejalan kaki tersebut kembali ditabrak oleh mobil ketiga, yaitu Daihatsu Xenia DK 1275 ACF. Untuk pengemudi mobil Xenia atas nama INS dalam kondisi sehat dan nihil mengalami luka-luka," ujar Kasi Humas.
Akibat ditabrak tiga kendaraan secara beruntun, korban mengalami luka sangat parah.
Polisi menyebut korban mengalami patah tulang paha, luka terbuka di bagian leher, serta mengeluarkan darah dari kedua telinga.
Korban akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian.
Saat ini Satlantas Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan dan memburu dua pengemudi pertama yang melarikan diri. Polisi juga tengah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap identitas para pelaku.
"Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera mengecek dan berkoordinasi dengan Polresta Denpasar," pungkasnya.