SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengaku akan melakukan evaluasi dan meminta pengetatan pengawasan tempat hiburan Panhead Cafe di Jalan Letjen H Alamsyah Ratu Prawira Negara, Palembang.
Keputusan ini diambil setelah tragedi oknum TNI menembak rekannya sesama TNI.
Menurut Dewa, pengawasan itu perlu dilakukan agar hal serupa tidak terulang.
Evaluasi ini tidak hanya dilakukan di Panhead Cafe saja, tetapi tempat hiburan malam lainnya yang juga berpotensi terjadi keributan.
Baca juga: Detik-detik Anggota TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit TNI di Palembang, Video CCTV Viral di Medsos
"Saya sudah minta dengan Satpol PP untuk pengetatan pengawasan, karena di sana ada kriteria dan persyaratan, termasuk dari proses perizinan semuanya saya minta dievaluasi semua," kata Ratu Dewa.
Selain itu, orang nomor satu di kota Pempek ini telah meminta pihak terkait turun ke lapangan untuk mengecek izin yang dimiliki pihak kafe.
"Bahkan bidang yang melakukan pengawasan (Wasdal) di lapangan, saya juga minta proaktif untuk melihat kembali aktivitas, dan juga semua proses. Apakah izinnya sudah habis atau kedaluwarsa, saya sudah minta kemarin dengan OPD terkait," tandasnya.
Dewan menambahkan, pihak Pemkot Palembang tidak melarang tempat hiburan yang beroperasi di Palembang, selama hal itu dilakukan tidak melanggar aturan dan menjadikan kota Palembang tidak kondusif.
"Jadi, saya imbau kepada masyarakat, silakan saja untuk selama hiburan, tetapi sekali lagi dijaga jangan sampai terjadi hal- hal yang tidak kita inginkan seperti beberapa kejadian kemarin. Untuk hal- hal lain, kita serahkan ke penegak hukum, dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah," pungkasnya.