Kloter Sapu Jagat Embarkasi Banjarmasin Resmi Diberangkatkan ke Mekkah, 1 Jemaah Gagal Berangkat 
Hari Widodo May 20, 2026 11:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kelompok terbang (kloter) 19 jemaah calon haji Embarkasi Banjarmasin menutup penerbangan jemaah haji asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Rabu (20/5/2026).

Kloter “Sapu Jagat” ini menjadi rombongan terakhir Embarkasi Banjarmasin yang diberangkatkan ke Makkah untuk menjalankan ibadah haji pada musim haji 2026.

Dengan iringan suara azan, pelepasan berlangsung di Aula Asrama Haji Banjarbaru. Daro asrama, jemaah diberangkatkan menggunakan armada bus menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Dari asrama haji, para jemaah juga langsung mengenakan pakaian ihram, pakaian khusus wajib yang digunakan jemaah haji. Mereka dijadwalkan berangkat dari bandara pada Kamis (21/5/2026) pukul 00.15 Wita dan dijadwalkan tiba atau mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada pukul 08.00 Waktu Arab Saudi.

Baca juga: Antre 18 Tahun, Kakanwil Kemenag Kalsel Akhirnya Berangkat Haji Bersama Istri

Para jemaah juga telah mengikuti sejumlah prosedur keberangkatan terutama pemeriksaan kesehatan di embarkasi sampai dinyatakan layak terbang.

Pada kloter terakhir ini, ada dua pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel yang juga berangkat haji, yaitu Sekretaris Daerah (Sekda), Muhammad Syarifuddin dan Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Thambrin.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalsel, Eddy Khairani, mengatakan kloter 19 yang diberangaktkan berjumlah sebanyak 353 jemaah, gabungan dari 2 provinsi yaitu Kalsel dan Kalteng.

Untuk Kalsel berasal dari Kabupaten Tabalong, Kota Banjarmasin, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dan Kabupaten Balangan.

Sementara dari Kalteng, berasal dari Kabupaten Waringin Timur, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Utara. 

Eddy mengungkapkan, satu jemaah kloter 19 gagal berangkat karena meninggal dunia sebelum waktu keberangkatan. Jemaah tersebut diketahui berasal dari Kota Banjarbaru.

“Ada satu open seat yang tidak bisa kita tutupi karena memang beliau meninggal dunia sebelum masuk asrama haji. Jadi di daerah, masih di daerah meninggalnya, jadi totalnya jemaah 353 yang berangkat kloter ini,” kata Eddy usai pelepasan, Rabu (20/5/2026) malam.

Baca juga: Tetiba Urine Sopir dan Kru Bus Jemaah Haji Tabalong Diperiksa, Ini Hasilnya

Lebih lanjut, ungkap Eddy, seluruh jemaah yang diberangkatkan pada kloter terakhir ini dipastikan dalam kondisi sehat dan layak terbang, meskipun sebelumnya sempat ada yang sakit.

​“Alhamdulillah semua jemaah yang sempat tertahan karena sakit kemarin, ini sudah bisa diberangkatkan. Jemaah yang sudah keluar dari rumah sakit, alhamdulillah semuanya sudah sehat dan layak terbang untuk melaksanakan ibadah haji di kloter 19 ini. Jadi semua terangkut semua, selain yang meninggal tadi,” pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.