BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, sejumlah SMK di Banjarmasin mulai mematangkan persiapan.
Tak hanya soal teknis pendaftaran online, beberapa sekolah kini mulai fokus memetakan minat calon siswa sejak awal agar tidak salah jurusan saat sudah diterima.
Salah satunya dilakukan SMKN 4 Banjarmasin. Sekolah tersebut bahkan memiliki tahapan khusus berupa pengisian formulir peminatan sebelum proses pendaftaran resmi dimulai.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 4 Banjarmasin, Eka Lisdyawati mengatakan, langkah itu merupakan inisiatif sekolah untuk mengetahui sejauh mana keseriusan dan minat calon peserta didik terhadap jurusan yang dipilih.
Baca juga: Sekolah Buka Posko Informasi SPMB 2026, SMAN 2 Banjarmasin Kembali Buka Jalur KKO
“Kadang ada siswa yang memilih jurusan hanya ikut-ikutan teman atau keinginan orangtua. Kasihan kalau setelah masuk malah mengalami banyak permasalahan karena tidak sesuai minat,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Menurut Eka, pengisian formulir peminatan dijadwalkan berlangsung pada 4 Juni 2026. Selanjutnya, pada 10-11 Juni, calon siswa yang telah mengisi formulir akan dipanggil ke sekolah untuk berkonsultasi langsung dengan tim peminatan.
“Di situ kami ingin memastikan apakah mereka benar-benar siap dengan jurusan yang dipilih,” katanya.
SMKN 4 sendiri membuka tujuh jurusan pada tahun ini, yakni kuliner, desain dan produksi busana, tata kecantikan kulit dan rambut, perhotelan, rekayasa perangkat lunak (RPL), usaha layanan wisata (ULW), dan seni musik.
Dari seluruh jurusan tersebut, tata kecantikan kulit dan rambut disebut masih menjadi jurusan paling favorit. Namun pihak sekolah belum dapat menambah rombongan belajar (rombel) karena keterbatasan lahan dan sarana praktik.
“Untuk kecantikan tetap satu rombel, karena memang keterbatasan tempat,” jelasnya.
Total kuota penerimaan di SMKN 4 Banjarmasin tahun ini mencapai 416 siswa.
Selain jalur reguler berbasis nilai rapor dan Tes Kompetensi Akademik (TKA), SMKN 4 juga membuka jalur afirmasi, mutasi, hingga jalur prestasi akademik dan non akademik.
Tak hanya itu, sekolah juga kembali membuka jalur inklusi bagi siswa berkebutuhan khusus.
“Biasanya kami datangkan langsung bersama orangtuanya supaya bisa kami lihat kesiapan dan kebutuhan sarana prasarana yang diperlukan,” ucap Eka.
Ia menambahkan, pihak sekolah telah aktif melakukan sosialisasi sejak April melalui media sosial hingga pemasangan spanduk.
“Terkait biaya pendaftaran juga tidak dipungut biaya apapun sesuai juknis dari gubernur,” tegasnya.
Eka mengingatkan calon peserta didik agar benar-benar memahami aturan pendaftaran lintas satuan pendidikan dalam SPMB tahun ini.
“Kalau di SMK, calon murid hanya bisa daftar di SMK dan tidak bisa lintas ke SMA dalam waktu bersamaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua SPMB SMKN 5 Banjarmasin, Andhika Pratiwi mengatakan, sekolahnya tahun ini membuka total 24 rombel dengan kapasitas sekitar 460 siswa.
Baca juga: Permudah Pendaftar, SMAN 1 Banjarmasin Buka Ruang Informasi Pendaftaran SPMB 2026
Menariknya, satu rombel dibuka secara khusus untuk kelas industri jurusan pengelasan yang bekerja sama dengan perusahaan.
“Yang 23 rombel sistemnya online, sedangkan satu rombel khusus kelas industri dilakukan offline,” katanya.
Menurut Andhika, seluruh proses pendaftaran tetap dilakukan secara daring mulai 22 hingga 24 Juni 2026. Namun pihak sekolah tetap membuka layanan bantuan bagi calon siswa maupun orangtua yang mengalami kendala saat pendaftaran.
“Kalau ada kesulitan langsung datang ke sekolah, nanti akan dibantu panitia,” ujarnya.
(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)