Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Persiapan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/Tahun 2026 di Mojokerto, kian terasa dengan menjamurnya pedagang hewan kurban.
Seperti di Pasar Ngrame yang sejak pagi dipenuhi pedagang kambing dan domba dari dalam maupun luar daerah, Rabu (20/5/2026).
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tembelang Jombang, Pemotor Luka & Dilarikan ke RSUD
Kondisi pasar hewan ini yang biasanya sepi, mendadak ramai, penuh riuh dengan aktivitas pembeli yang berburu kambing.
Pedagang pun ketiban rezeki, penjualan hewan ternak meningkat drastis pada H-7 menjelang Idul Adha.
Seorang pedagang hewan kurban, Abah Sadi (55) mengatakan, permintaan kambing untuk hewan kurban meningkat drastis saat momen Idul Adha.
"Pasarnya sekarang lebih ramai, kalau hari biasa sepi. Penjualan hewan kurban meningkat 3-5 kali lipat," ujar Abah Sadi dijumpai di Pasar Hewan Ngrame, Rabu.
Pria asal Pesanggrahan, Kutorejo, ini mengungkapkan, dirinya membawa 23 ekor kambing dari peternakannya.
Tak butuh waktu lama, dagangannya ludes diborong pembeli untuk hewan kurban.
Hewan ternak milik Abah Sadi dijual cukup murah.
Kambing jantan usia sekitar 2,5 tahun rata-rata dibanderol di angka Rp3 juta sampai 3,5 juta.
Sedangkan, untuk kambing betina dihargai Rp1.550.000.
"Tadi bawa 23 ekor kambing, ini cuma sisa satu ekor. Itupun kambing betina yang masih tersisa," jelasnya.
Menurut Abah Sadi, stok hewan kurban tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan Lebaran haji tahun 2025 lalu.
Rata-rata stok 30-50 ekor kambing di peternakannya.
Dirinya juga mendatangkan kambing dari luar daerah guna memenuhi permintaan pasar yang meningkat.
"Tidak sampai kewalahan, masih ada stok, kalau habis kita datangkan kambing dari Nganjuk. Idul Adha tahun ini lebih ramai," pungkas Sadi.
Pembeli memborong kambing untuk dijadikan hewan kurban di masing-masing desanya.
Winardi (43) mengaku, dirinya bersama tetangganya menyempatkan ke Pasar Ngrame untuk membeli hewan kurban.
Ia juga khawatir harga hewan kurban melonjak jika dibeli mendekati Idul Adha.
"Kita sudah langganan kalau pas Idul Adha belinya di Pasar Hewan Ngrame sini. Kambingnya sehat dan harganya mesti murah," tandasnya.
Staf Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto sekaligus pengelola Pasar Hewan Ngrame, Sodikin, membenarkan aktivitas pedagang hewan kurban di pasar ini mengalami peningkatan signifikan menjelang Idul Adha.