Pemerintah Iran Sebut Mojtaba Khamenei Hanya Terluka Ringan di Telinga
Alfons Nedabang May 21, 2026 12:19 AM

POS-KUPANG.COM - Pemerintah Iran mengkonfirmasi kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran.

Menurut Pemerintah Iran, Mojtaba Khamenei tidak mengalami luka serius.

Pemerintah Iran mene[is berbagai laporan yang menyebut Mojtaba mengalami cedera berat usai serangan militer dalam perang Iran-AS. 

Media Iran, Fars News Agency menyebut kondisi Mojtaba terus membaik dan menepis berbagai rumor yang beredar.

Terkait belum adanya penampilan publik Mojtaba, Fars meminta masyarakat bersabar.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Dikabarkan Pakai Kaki Palsu dan Operasi Wajah

“Mereka ingin melihatnya, tetapi masyarakat harus bersabar dan tidak terburu-buru. Ia akan berbicara kepada kalian pada waktu yang tepat,” tulis Fars. 

“Negara Bagian ke-51” AS Disebut alami luka ringan di belakang telinga Direktur Jenderal Protokol Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Mazaher Hosseini, juga membantah laporan soal cedera parah. 

Kepala Pusat Hubungan Masyarakat dan Informasi Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, turut memberikan pernyataan serupa. 

“Luka-luka ini bukan jenis luka yang akan merusak wajah pemimpin tertinggi, juga tidak akan membuatnya cacat atau menyebabkan amputasi anggota tubuh,” ujarnya. 

Di sisi lain, sejumlah laporan media regional menggambarkan kondisi Mojtaba jauh lebih serius dibanding klaim resmi Iran. 

Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang merupakan seorang ahli bedah jantung, dilaporkan terlibat langsung dalam penanganan medis Mojtaba bersama Menteri Kesehatan Iran.

Baca juga: Iran kembali Tutup Selat Hormuz, Mojtaba Khamenei Ledek AS-Israel

Mereka disebut aktif mengawasi proses perawatan setelah Mojtaba mengalami luka akibat serangan militer baru-baru ini. 

Beberapa laporan juga menyebut kondisi Mojtaba cukup serius hingga membatasi keterlibatannya dalam urusan negara. 

Dalam situasi itu, kekuasaan disebut semakin bergeser ke figur militer, terutama Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Bahkan, menurut laporan The New York Times, salah satu kaki Mojtaba telah menjalani tiga operasi dan nantinya memerlukan kaki prostetik. Lengannya juga disebut telah dioperasi dan perlahan mulai kembali berfungsi.

Laporan itu juga menyebut Mojtaba mengalami luka bakar serius pada wajah dan bibir sehingga kesulitan berbicara. Sejumlah pejabat bahkan mengindikasikan bahwa ia mungkin membutuhkan operasi plastik. 

Sementara itu, The Telegraph melaporkan Mojtaba nyaris tewas dalam serangan rudal balistik Blue Sparrow milik Israel pada 28 Februari lalu. 

Dalam pernyataan pribadi yang dikutip laporan tersebut, Hosseini mengatakan, Mojtaba sempat keluar rumah “untuk melakukan sesuatu” hanya beberapa detik sebelum rudal menghantam kediamannya. (*)

Sumber: Kompas.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.