PROHABA.CO, BANDA ACEH - Perwira Satuan Brimob Polda Aceh, Kompol Dr Akmal, SE, MM, yang sehari-hari berkutik dengan bahaya, di antaranya bertugas penanganan bahan peledak (bom), hari ini, Rabu (20/5/2026) meraih gelar doktor dalam prosesi wisuda yang dilaksanakan Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh.
Kompol Dr Akmal, SE, MM, meraih gelar doktor setelah berhasil menyelesaikan pendidikan S3-nya melalui publikasi jurnal ilmiah berjudul “Pengaruh Pelatihan Teknologi Virtual Reality (VR) terhadap Kinerja Satuan Brimob Polda Aceh dengan Kinerja Personel sebagai Variabel Mediasi”.
Sebagai perwira Polda Aceh, Kompol Dr Akmal, SE, MM, yang memangku jabatan sebagai Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimob Polda Aceh, berupaya menyempatkan waktu bertugas dan pendidikan yang ditekuninya.
Dalam kesehariannya, Kompol Dr Akmal, memikul tanggung jawab besar dalam mengkoordinir tugas bersama seluruh pasukannya dalam penanganan bahan peledak (bom) agar berjalan aman dan lancar.
Di samping penanganan bahan peledak, tugas lain yang selalu mengintai keselamatan jiwa, yakni penanggulangan aksi teror, penanganan KBRN (Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir), hingga bantuan taktis kepolisian.
Semua tugas-tugas itupun harus ditangani dengan semaksimal mungkin dan sempurna, sehingga tidak ada celah kesalahan sedikit pun yang terjadi.
Hari ini, menjadi kebahagiaan bagi Kompol Dr Akmal yang resmi menyandang gelar doktor setelah melalui proses wisuda bersama 528 lulusan lainnya.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasi tinggi seorang Bhayangkara dalam mengembangkan kapasitas intelektual di tengah padatnya tugas operasional yang penuh risiko dan tantangan.
Baca juga: Tim Jibom Gegana Polda Aceh Musnahkan Bom Militer Buatan Rusia yang Ditemukan di Lhoknga Aceh Besar
Dalam keterangannya Kompol Dr. Akmal menyebutkan dalam penyusunan disertasinya, ia mendapat bimbingan tim promotor terdiri atas Promotor utama Prof Dr Jasman, SE, MBA, Promotor I Prof Muhammad Adam, SE., MBA, dan Promotor II Prof Mukhlis, SE, MS.
Pun demikian, di tengah kesibukan dan tanggung jawab sebagai abdi negara, Kompol Dr Akmal berupaya membagi waktu untuk menimba ilmu di universitas ternama di Aceh tersebut.
Capaian akademik ini sekaligus lanjutnya menjadi inspirasi bagi personel Polri dan generasi muda bahwa pendidikan dan pengabdian dapat berjalan beriringan melalui kerja keras, disiplin, serta semangat pantang menyerah.
“Man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil,” ungkap Akmal usai menyelesaikan sidang doktornya.
Keberhasilan tersebut disambut penuh rasa bangga oleh keluarga besar Satbrimob Polda Aceh dan diharapkan mampu menjadi motivasi dalam meningkatkan profesionalisme serta kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polri, khususnya Polda Aceh.
Baca juga: Tim KBRN Gegana Polda Aceh Temukan Gas Beracun di Tempat 3 Pekerja Meninggal di Merduati
Sementara itu pada prosesi wisuda, USK mewisuda sebanyak 1.322 lulusan pada Wisuda ke-169 yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh
Wisuda kali ini menjadi momentum penting karena turut menandai awal kepemimpinan baru Rektor USK, Prof Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A bersama jajaran Wakil Rektor periode 2026–2031.
Dalam sambutannya, Rektor USK mengajak para alumni untuk menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik.
Tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan pencipta lapangan kerja di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“Kami berharap para lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja, penggerak masyarakat, dan agen perubahan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Prof Mirza.
Rektor menyampaikan, dunia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari konflik internasional, tekanan ekonomi, hingga meningkatnya biaya hidup yang berdampak pada masyarakat luas.
Baca juga: Tim Jibom Gegana Brimob Polda Aceh Musnahkan Bom Aktif Peninggalan Belanda di Tangse
Karena itu, perguruan tinggi dituntut hadir sebagai ruang lahirnya solusi, inovasi, dan harapan bagi masyarakat.
Menurutnya, USK terus memperkuat peran melalui pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat agar ilmu pengetahuan yang berkembang di kampus benar-benar mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Meraih cumlaude
Pada wisuda periode ini, sebanyak 528 wisudawan dilepas pada Rabu, 20 Mei 2026, sementara 794 lulusan lainnya dijadwalkan mengikuti prosesi wisuda pada Kamis, 21 Mei 2026.
Dari total lulusan tersebut, sebanyak 397 orang berhasil meraih predikat cumlaude.
Dengan pelaksanaan wisuda ke-169 ini, jumlah alumni USK kini mencapai 170.557 orang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Mirza juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada Rektor USK periode sebelumnya, Prof. Dr. Ir. Marwan beserta jajaran Wakil Rektor periode 2022–2026 atas kontribusinya dalam memajukan universitas.
“Momentum wisuda ini bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi awal penguatan kolaborasi, persatuan, dan transformasi USK menuju kampus yang semakin unggul dan berdaya saing global,” katanya.
Baca juga: Detasemen Gegana Bersihkan dan Rawat Taman Kota dalam Rangka Sambut HUT ke 80 Brimob
Pada pidatonya, Rektor USK turut menyoroti berbagai capaian pengabdian dan inovasi kampus yang mendapat perhatian nasional, termasuk kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie, beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Wamendiktisaintek meninjau program mahasiswa berdampak yang dijalankan USK untuk membantu pemulihan psikososial dan ekonomi masyarakat korban banjir bandang di Pidie Jaya.
Termasuk inovasi teknologi pemurnian air berbasis panel surya hasil riset dosen dan mahasiswa USK.
Prof Mirza menegaskan, USK akan terus mendorong budaya riset dan pengabdian agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan benar-benar menjadi gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang lebih kuat, mandiri, dan bermartabat.(*)