Babel ini merupakan miniatur penegakan hukum dan memberikan akses keadilan di Indonesia

Pangkalpinang (ANTARA) - Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menyebut Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai miniatur penegakan hukum di Indonesia karena masyarakat dan aparat menjunjung semboyan daerah “Bumi Serumpun Sebalai”.

"Babel ini merupakan miniatur penegakan hukum dan memberikan akses keadilan di Indonesia," kata Supratman Andi Agtas saat meresmikan 393 Posbankum Desa dan Kelurahan se-Kepulauan Babel di Pangkalpinang, Rabu malam.

Ia mengatakan semboyan Bumi Serumpun Sebalai menggambarkan masyarakat yang hidup berdampingan meski berbeda suku, agama, dan etnis serta mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat.

Menurut dia, falsafah tersebut memudahkan pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat serta memberikan rasa keadilan.

“Dengan slogan Serumpun Sebalai ini, tugas pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI menjadi lebih ringan dalam menyelesaikan perkara dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Supratman menambahkan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperluas akses keadilan sejalan dengan program prioritas Presiden, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mengatakan peresmian Posbankum merupakan langkah strategis untuk memperluas pelayanan hukum kepada masyarakat.

“Kehadiran Posbankum menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pendampingan, dan akses keadilan secara lebih mudah, cepat, dan terjangkau,” katanya.

Ia mengatakan Posbankum diharapkan menjadi ruang konsultasi, mediasi, dan penyelesaian persoalan masyarakat secara musyawarah dan berkeadilan.

Menurut Hidayat, saat ini terdapat 393 Posbankum yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Kepulauan Bangka Belitung.

“Capaian ini menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan layanan hukum yang lebih dekat, mudah diakses, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” katanya.