Polres Bireuen Gelar Sosialisasi Penanganan Gawat Darurat
Mursal Ismail May 21, 2026 02:03 AM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Polres Bireuen melalui Satuan Lalu Lintas, Rabu (20/5/2026), menggelar sosialisasi penanganan gawat darurat dan pengajaran peduli keselamatan berlalu lintas di lingkungan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula UNIKI, Bireuen.

Pertemuan dihadiri Rektor UNIKI, Dr Zainuddin Iba, S.E., M.M, Wakil Rektor II Chairul Bariah, S.E., M.M, Aipda Hidayat Parulian selaku Kanit Kamsel Satlantas Polres Bireuen, Aipda Rahmat Hidayat Banit Kamsel Satlantas Polres Bireuen, Dr Dira, petugas pelayanan PT Jasa Raharja Bireuen Agus Setiawan, sejumlah dosen, dan seratusan mahasiswa.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor UNIKI, Dr Zainuddin Iba, mengajak seluruh civitas akademika untuk selalu mempersiapkan kelengkapan kendaraan sebelum berkendara.

Ia menekankan pentingnya menggunakan helm serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama ketika berkendara. Gunakan perlengkapan keselamatan dan patuhi aturan yang berlaku agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Baca juga: Dua Hari Pelayanan Adminduk, Ratusan Warga Rekam KTP, Hari Ini di Peusangan Siblah Krueng Bireuen

Amatan Serambinews.com, pada sesi sosialisasi, Aipda Hidayat Parulian selaku Kanit Kamsel Satlantas Polres Bireuen menyampaikan bahwa keselamatan merupakan kunci utama dalam berkendara.

Oleh sebab itu, seluruh aspek keselamatan harus dipersiapkan dengan baik sebelum memulai perjalanan.

Ia juga berpesan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan raya, seperti kecelakaan, mahasiswa dan masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani.

Selain itu, kegiatan tersebut turut menghadirkan Dr Dira yang memberikan pemaparan mengenai langkah-langkah pertolongan pertama terhadap korban kecelakaan.

Dalam materinya, ia menjelaskan bahwa penanganan awal harus dilakukan dengan teknik yang tepat agar kondisi korban tidak semakin parah.

Tidak hanya memberikan materi, Dr Dira juga mengajak mahasiswa untuk memeragakan secara langsung tata cara melakukan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan.

Baca juga: Girder Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang Bireuen Mulai Dinaikkan

Para mahasiswa tampak antusias mengikuti praktik tersebut.

Sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang membuat mahasiswa semakin menambah wawasan dan pengetahuan mengenai keselamatan berlalu lintas serta penanganan gawat darurat.

Sebelum kegiatan berakhir, panitia turut memberikan hadiah berupa helm kepada dosen dan mahasiswa yang aktif bertanya selama kegiatan berlangsung. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.