BOLASPORT.COM - Kondisi fisik Nico Paz sedang dipantau ketat timnas Argentina jelang pergelaran Piala Dunia 2026 yang tinggal berjarak tiga pekan.
Playmaker Como tersebut sedang menjalani perawatan cedera di klubnya setelah absen dalam partai teraktual di Liga Italia.
Nico Paz melewatkan duel krusial melawan Parma, Minggu (17/5/2026), yang sangat menentukan nasib I Lariani di papan atas klasemen Liga Italia.
Pemuda 21 tahun tersebut terpaksa absen karena problem memar lutut yang dialaminya ketika bersua Verona pekan sebelumnya.
Absennya Paz tidak biasa. Dia sangat jarang melewatkan pertandingan karena masalah kebugaran.
Baru sekarang saja kejadian tersebut dialaminya di Liga Italia musim ini.
Sebelumnya, Paz hanya melewatkan laga pekan ke-26 di markas Juventus karena akumulasi kartu kuning.
Cedera pemain sepenting dirinya bisa merugikan Como, apalagi bagi timnas Argentina saat Piala Dunia 2026 tinggal berjarak hitungan minggu.
Dikabarkan cedera Nico Paz lebih parah dari estimasi awal. Media Argentina, Ole, menduga pemain jebolan Real Madrid itu mengalami cedera tulang, lebih serius dari memar biasa.
Sementara itu, pihak tim nasional telah mengesampingkan diagnosis adanya cedera otot atau kerusakan ligamen.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengirim perwakilan tim dokter mereka langsung ke Como demi memantau kondisi Paz secara lebih detail.
Masalah kebugarannya sampai membuat pihak Albiceleste waswas.
Dikutip BolaSport.com dari Sportmediaset, AFA meminta pelatih I Lariani, Cesc Fabregas, supaya tidak menurunkannya di pekan terakhir Serie A.
Minggu (24/5/2026), klub milik Grup Djarum akan menjalani laga tutup musim dengan bertamu ke markas Cremonese-nya Emil Audero.
Walaupun hasil pertandingan itu sangat krusial dalam misi Como menduduki zona Liga Champions, kesehatan Nico Paz dinilai lebih penting.
"Tim nasional ingin melindungi pemain kelahiran 2004 itu dengan segala cara," tulis Sportmediaset.
"Pelatih Lionel Scaloni menganggapnya pemain kunci dalam misi mempertahankan gelar juara dunia setelah performa luar biasanya di partai uji coba terakhir."
Dalam kesempatan terpisah, Scaloni memang menegaskan betapa pentingnya peran Paz bagi skuad Albiceleste.
Sejak debut pada 2024 silam, anak dari personel timnas Argentina di Piala Dunia 1998, Pablo Paz, itu mencatatkan satu gol dan satu asis dalam delapan caps buat negaranya.
Efek Paz bagi klub lebih dahsyat. Dia memberikan 19 gol dan 17 asis dalam 75 pertandingan lintas kompetisi untuk Como.
Pada Piala Dunia 2026, pemain bernama lengkap Nicolas Paz Martinez itu digadang-gadang bakal memegang andil besar dalam skema penyerangan Tim Tango.
Melihat karakternya, dia bisa menjadi pengganti Lionel Messi ataupun bermain mendampingi dan menyokong tugas sang kapten di lapangan.
"Anak itu senang bisa bergabung dengan tim nasional dan dia punya masa depan yang cerah," ucap Scaloni beberapa waktu lalu di Marca.
"Saya mengenalnya dan yakin dia memiliki kemampuan tidak hanya untuk bermain di Real Madrid, tetapi juga untuk terus berkembang."
"Dia adalah pemain yang akan sangat bermanfaat bagi pelatih mana pun," kata sang nakhoda tim juara bertahan Piala Dunia.