Grid.ID – Kebahagiaan tengah menyelimuti aktor Brandon Salim. Setelah resmi mempersunting sang kekasih, Dhika Himawan, pada April 2025 lalu, kehidupan Brandon kini terasa semakin lengkap dengan kehadiran anggota keluarga baru.
Pasangan ini baru saja menyambut kelahiran anak pertama mereka yang lahir pada 10 Februari 2026. Menjadi seorang ayah di usia muda membawa perubahan yang drastis bagi putra sulung Ferry Salim ini.
Kini, Brandon mengaku bahwa kehadiran sang buah hati tidak hanya membawa kebahagiaan di tengah keluarga kecilnya, tetapi juga mengubah sudut pandangnya dalam menjalani hidup.
Kehadiran sang bayi tentu menjadi berkah luar biasa, tidak hanya bagi Brandon dan Dhika, tetapi juga bagi kedua belah pihak orang tua mereka. Brandon mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa memberikan kebahagiaan berupa kehadiran seorang cucu.
"Ternyata kehadiran cucu itu ya, anak itu, bisa membahagiakan. Maksudnya kita bisa kayak memberi hadiah. Ada anggota keluarga baru, melihat mertua, melihat orang tua happy itu seneng banget ya," kata Brandon Salim di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).
Melihat interaksi antara orang tua dan bayinya juga membuat Brandon bernostalgia. Ia seolah ditarik kembali ke masa lalu dan menyadari betapa besarnya kasih sayang orang tua saat membesarkannya dulu.
"Terus setiap kali orang tua atau mertua main sama baby tuh kayak ada memori kayak, 'Oh ini dulu pas gue kecil mereka kayak gini juga nih sama anaknya,' which is kita kan. Jadi kayak seneng banget melihatnya gitu," imbuhnya.
Menjadi ayah baru tentu menuntut pengorbanan waktu dan tenaga. Brandon pun tidak ragu untuk ikut turun tangan langsung dalam merawat sang buah hati.
Pemain film Sekawan Limo 2 ini menceritakan bagaimana ia dan sang istri harus rela terjaga di malam hari demi memenuhi kebutuhan susu sang bayi.
"Seru banget karena sekarang kan masih tidur sama kita kan. Terus jadi setiap dua jam masih bangun, setiap malam masih nyusuin. Ini habis pulang ini gue tetep tidur bareng, nyusuin gitu," jelas pria 29 tahun itu.
Tanggung jawab baru sebagai kepala keluarga dan seorang ayah membuat Brandon tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa. Kini, Brandon mengaku memiliki banyak kekhawatiran positif demi masa depan sang anak, termasuk soal kesehatan dan finansial.
"Terus, habis itu jadi mau jadi lebih baik, maksudnya kayak bener-bener takut kalau nggak sehat, bener-bener takut kalau kekurangan uang. Jadi kayak kepikiran semuanya buat dia. Jadi mikirin banget, jadi lebih dewasa ya kayak gitu ya," aku Brando.
Perubahan sikap ini juga berimbas pada kebiasaan bersosialisasi Brandon sehari-hari. Ia kini jauh lebih selektif dalam memilih kegiatan di luar rumah dan berusaha menghindari pulang terlalu larut.
"Ya, lebih conscious (sadar) dengan pilihan. Kayak keluar malam kayak lebih mikir kayak, 'Gue nggak mau terlalu malam nih,' gitu. Lebih takut sekarang," pungkasnya.