TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Jaringan listrik PLN yang sempat padam akibat bencana tanah longsor di Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, kini kembali normal.
Listrik di wilayah terdampak dilaporkan telah menyala 100 persen pada Kamis (21/5/2026).
Sebelumnya, bencana tanah longsor menerjang dua desa dan satu kelurahan di Kecamatan Matangnga.
Baca juga: Warga Tertimpa Longsor di Matangnga Polman Ditandu 5 Kilometer ke Puskesmas
Baca juga: 3 Hari Terisolir Longsor, Akses Jalan Matangga Polman Sudah Dapat Dilalui Kendaraan
Akibatnya, tiga tiang listrik tumbang dan menyebabkan aliran listrik ke rumah warga terputus.
Wilayah yang sempat mengalami pemadaman yakni Desa Rangoan, Desa Katimbang, dan Kelurahan Matangnga.
Manager PLN Wonomulyo, Fahmi, mengatakan petugas sempat mengalami kendala saat hendak melakukan perbaikan jaringan listrik.
Menurutnya, akses jalan menuju lokasi tertutup material longsor sehingga kendaraan dan petugas tidak dapat melintas.
“Namun hari pertama terkendala karena akses jalan tertutup longsor sehingga tidak dapat menuju lokasi perbaikan,” kata Fahmi.
PLN terpaksa menunggu alat berat membersihkan material longsor yang menutup akses jalan utama.
Setelah akses terbuka, petugas PLN langsung melakukan perbaikan jaringan listrik yang rusak.
Perbaikan dilakukan dengan memasang kembali jaringan listrik, termasuk tiang dan trafo yang terdampak longsor.
Petugas memastikan rumah warga di dua desa dan satu kelurahan kini kembali teraliri listrik.
Wilayah terdampak yakni Desa Katimbang, Desa Rangoan, dan Kelurahan Matangnga.
Material tanah, lumpur, dan batang pohon menutup akses jalan utama sepanjang sekitar 70 meter.
Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sepanjang hari.
Selain merendam rumah warga, material longsor juga menyebabkan tiga wilayah sempat terisolasi.
Personel TNI dari Kodim Polman turut diterjunkan membantu warga membersihkan material longsor. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli