Rumah Warga di Desa Pokkang Mamuju Nyaris Roboh Terperosok ke Sungai Usai Tebing Jebol
Abd Rahman May 21, 2026 11:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Rumah warga di Dusun Tapparang, Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), nyaris roboh setelah tebing di sisi bangunan jebol diterjang banjir.

Peristiwa itu terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (20/5/2026). 

Air sungai kecil di kawasan Tapparang meluap hingga menghantam bagian samping rumah milik Sulhidja.

Akibat terjangan air, bagian depan rumah mengalami kerusakan cukup parah. 

Baca juga: Pemkab Pasangkayu Fokus Bahas Harga Bahan Pokok, TBS dan LPG 3 kg Jelang Idul Adha 2026

Baca juga: Rahim Minta Pemprov Sulbar Pertimbangkan Ulang Kebijakan WFH, Singgung Modus Pengurangan Pegawai

Tanah penyangga di bawah bangunan terkikis hingga membuat rumah permanen tersebut berada di ambang longsor ke aliran sungai.

Kondisi rumah kini memprihatinkan. 

Sebagian pondasi menggantung karena erosi yang terus terjadi di pinggiran sungai. 

Warga khawatir bangunan itu roboh jika hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.

Warga setempat, Ismail Hasan, mengatakan kondisi tebing sungai memang sudah lama dikhawatirkan warga karena tidak memiliki pengaman seperti bronjong atau penahan tebing.

Menurutnya, saat debit air meningkat, arus sungai dengan mudah mengikis tanah di sekitar permukiman warga.

“Kemarin kejadiannya saat hujan deras. Pemilik rumah sempat panik karena air langsung menghantam tebing di samping rumah,” kata Ismail kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (21/5/2026).

Namun demikian, Ismail menilai kerusakan tebing tidak hanya disebabkan derasnya arus banjir. 

Ia menduga aktivitas kendaraan berat bermuatan material yang melintas setiap hari turut memperparah kondisi tanah di sekitar lokasi.

Menurutnya, getaran dari truk yang melintasi jembatan kecil di sekitar permukiman membuat struktur tanah dan tebing menjadi semakin rapuh.

“Setiap truk lewat, jembatan kecil di sini bergetar. Itu juga diduga menjadi salah satu pemicu tebing makin mudah longsor,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan dengan membangun pengaman tebing agar erosi tidak semakin meluas dan mengancam rumah warga lainnya di bantaran sungai.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.