Dinas PKH Riau Perkuat Validitas Data Peternakan untuk Dukung Program MBG
Firmauli Sihaloho May 21, 2026 01:29 PM

TRIBUBPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat pembangunan subsektor peternakan melalui peningkatan kualitas dan validitas data peternakan.

Langkah ini dinilai penting agar kebijakan pembangunan yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan mampu mendukung ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Mimi Yuliani, menegaskan bahwa data yang akurat dan berkualitas menjadi fondasi utama dalam menyusun kebijakan pembangunan peternakan yang efektif dan berkelanjutan.

Menurutnya, subsektor peternakan memiliki peran strategis dalam penyediaan pangan asal hewan sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah menjadi perhatian pemerintah.

“Karena itu, ketersediaan data yang valid sangat penting untuk mengetahui kondisi populasi ternak, angka kelahiran, kematian, pemotongan, hingga lalu lintas ternak,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Ia juga mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan dalam sistem pendataan peternakan di daerah.

Baca juga: Detik-detik Proses Evakuasi Buaya Panjang 4,6 Meter Bobot 500 Kilogram di Sambas

Baca juga: Pemko Pekanbaru Percepat Program Imunisasi Anak Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Di antaranya perbedaan data dengan hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS), belum optimalnya pelaporan kelahiran ternak, hingga pemanfaatan aplikasi iSIKHNAS yang masih perlu ditingkatkan.

Meski demikian, Mimi optimistis berbagai tantangan tersebut dapat diatasi melalui sinergi seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah, petugas lapangan, hingga para pelaku usaha peternakan.

Ia berharap pertemuan tersebut mampu menghasilkan solusi dan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas data peternakan di Provinsi Riau.

Dengan data yang semakin baik, pembangunan sektor peternakan diharapkan menjadi lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

“Data yang baik akan melahirkan kebijakan yang tepat. Pada akhirnya, hal itu akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan peternak dan ketahanan pangan daerah,” katanya. (Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.