Profil Bandara Kertajati yang Dipilih Prabowo Jadi Bengkel Hercules, DPR Khawatir Jadi Pangkalan AS
Tegar Melani May 21, 2026 02:42 PM

- Rencana pemerintah menjadikan Bandara Kertajati sebagai pusat pemeliharaan pesawat C-130 Hercules Amerika Serikat (AS) se-Asia menuai kontroversi.

Pasalnya, muncul kekhawatiran bandara tersebut akan berkembang menjadi pangkalan militer AS. 

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hassanuddin mengatakan, pemerintah perlu berhati-hati dalam mengeksekusi kerja sama strategis itu.

Apalagi, Bandara Kertajati hingga sekarang masih berstatus bandara penerbangan sipil. 

Dengan begitu, pemerintah perlu menyiapkan penyesuaian regulasi, tata kelola, dan pengaturan zonasi secara jelas agar tidak mengganggu.

"Jika fasilitas tersebut eksklusif untuk mendukung operasional pesawat militer Amerika Serikat di kawasan Asia, maka persepsinya bisa berkembang sebagai bentuk pangkalan militer AS di Indonesia," kata Hasanuddin, dikutip dari Kompas.com, Kamis (21/5/2026).

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkap isi pertemuannya dengan Menteri Perang AS Pete Hegseth dalam rapat bersama Komisi I DPR, Selasa (19/5/2026).

Ia mengatakan bahwa Hegseth menawarkan Indonesia sebagai pusat pemeliharaan C-130 Hercules se-Asia.

Sjafrie selanjutnya melapor ke Presiden Prabowo Subianto dan hasilnya disepakati Bandara Kertajati.

"Dia menawarkan, dan ini tidak ada di negara ASEAN. Dia menawarkan, 'Bagaimana kalau pemeliharaan C-130 di seluruh Asia saya pusatkan di Indonesia atas biaya kami?'. Saya lapor (ke) Bapak Presiden, 'kasih Kertajati'. Nah kita sedang bekerja untuk itu," ungkap Sjafrie.

Bandara ini memiliki nama resmi Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang terletak di Kabupaten Majalengka.

Dengan konsep Aerocity, Bandara Kertajati diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang didukung oleh potensi besar sumber daya alam dan pertanian.

Terkait pemilihan Bandara Kertajati menjadi bengkel pesawat Hercules, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengungkap alasannya.

Menurutnya, bandara ini punya ketersediaan lahan yang luas serta fasilitas pendukung penerbangan sudah memadai.

Nantinya, pengembangan Bandara Kertajati sebagai salah satu pusat pemeliharaan C-130 Hercules se-Asia dilakukan secara bertahap.

Pada 2021, pesawat militer Boeing C-17 yang mengangkut tentara AS mendarat di bandara tersebut.

Pihak Bandara Kertajati saat itu mendukung penuh latihan gabungan Garuda Shield antara TNI dan tentara AS.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.