Profil Dr Baru Sadarun Maju Pilrek UHO Kendari, Kajur Ilmu Kelautan, Tenaga Ahli di 3 Kementerian
Sitti Nurmalasari May 21, 2026 04:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah profil Dr Baru Sadarun, bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari periode 2026-2030.

Dr Baru Sadarun resmi mendaftar di Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor atau Pilrek UHO, Kamis (21/5/2026).

Kampus ini berada di  Jalan HEA Mokodompit, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam kontestasi Pilrek UHO, Sadarun maju dengan pengalaman sebagai Ketua Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK).

Di bawah kepemimpinannya, Jurusan Ilmu Kelautan berhasil meraih akreditasi internasional, yang hingga kini menjadi satu-satunya di FPIK UHO.

Baca juga: Dr Baru Sadarun Daftar Bakal Calon Rektor UHO Kendari, Siapkan Program Dana Operasional Jurusan

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan di tingkat jurusan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan fakultas hingga universitas.

“Kalau pengelolaan di jurusan baik, dampaknya juga akan positif bagi fakultas dan universitas,” ujar Sadarun kepada awak media.

Akademisi berusia 54 tahun ini lahir di Raha pada 23 Juli 1971.

Ia menempuh pendidikan sarjana di Jurusan Ilmu dan Teknologi Kelautan Universitas Sam Ratulangi dan lulus pada 1995.

Kemudian, meraih gelar magister bidang Biologi Laut di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1999.

Baca juga: PPDS Ilmu Bedah Bakal Dibuka di UHO Kendari, Pelajari Kurikulum Unram hingga Kunjungan ke RSUD NTB

Gelar doktor bidang Teknologi Kelautan juga diperoleh di IPB pada 2011.

Saat ini, Sadarun menjabat Ketua Jurusan Ilmu Kelautan UHO periode 2022 hingga sekarang.

Selain aktif di kampus, ia juga menjadi instruktur selam sejak 2008, Asesor Terumbu Karang Indonesia sejak 2019, serta Asesor Penyelaman Ilmiah sejak 2020.

Pada tingkat nasional, Sadarun dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Ahli Lingkungan Hidup Indonesia di Kementerian Lingkungan Hidup sejak 2025.

Ia juga menjadi tenaga ahli di Kementerian Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup sejak 2023, serta di Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak 2020.

Baca juga: Pendaftaran Calon Rektor UHO Kendari Diperpanjang hingga 8 Juni, Jika Pendaftar Belum Capai 4 Orang

Sebelumnya, Sadarun pernah menjabat Kepala Seksi Rehabilitasi Ekosistem Laut di Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2005-2011.

Ia juga pernah menjadi Presiden Scientific Diving Indonesia di POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) periode 2010-2019.

Di UHO, Dr Baru Sadarun pernah memimpin Pusat Penelitian Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil LPPM UHO pada 2020-2021.

Setelah itu, ia menjabat Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam dan Laut Dangkal LPPM UHO pada 2021-2022.

Baca juga: Dirjen Dikti Prof Khairul Munadi Ditunjuk Jadi Plh Rektor UHO Kendari 12 Mei-24 Juni 2026

Ia juga terlibat dalam penyusunan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2007 tentang Konservasi Sumber Daya Ikan.

Atas kontribusinya di bidang lingkungan, Sadarun pernah meraih penghargaan Peneliti Muda Terbaik Bidang Penyelamatan Lingkungan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Selain itu, menerima penghargaan Man and Biosphere dari UNESCO-PBB. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.