Bagaimana Arsenal Mengatasi Masalah Khvicha Kvaratskhelia? Legenda The Gunners Ray Parlour Akui Cemas Soal Posisi Bek Kanan Jelang Final Liga Champions Kontra PSG
Budi Santoso May 21, 2026 05:21 PM

Arsenal menghadapi kekurangan opsi di posisi bek kanan menjelang final Liga Champions, dengan Ray Parlour mengakui kepada GOAL bahwa hal itu merupakan sebuah “kekhawatiran” mengingat ancaman besar yang akan diberikan oleh Khvicha Kvaratskhelia. The Gunners dijadwalkan menghadapi Paris Saint-Germain – juara bertahan Eropa – pada 30 Mei mendatang, namun bagaimana cara mereka memecahkan masalah di lini pertahanan dan menahan salah satu winger terbaik di dunia?

Arsenal berambisi mencetak sejarah dengan kemenangan di Liga Champions.

Itulah salah satu pertanyaan besar yang sedang dipertimbangkan Mikel Arteta menjelang dua pekan yang bisa menentukan warisan klub. Dua trofi utama masih bisa diraih Arsenal di Stadion Emirates, baik di kompetisi domestik maupun kontinental.

Pemuncak klasemen Liga Primer Inggris itu tengah berupaya meraih gelar liga pertama mereka sejak era legendaris ‘The Invincibles’ musim 2003-04. Masih ada dua laga tersisa dalam jadwal mereka, sementara Manchester City dan Pep Guardiola terus memberikan tekanan ketat di belakang mereka.

Setelah rangkaian laga tersebut selesai, fokus akan beralih ke Liga Champions. Arsenal belum pernah mengangkat trofi ikonik tersebut, namun kini mereka memiliki kesempatan untuk menulis ulang sejarah di Budapest. Mengalahkan PSG tentu bukan tugas yang mudah.

Skuad Arteta memiliki banyak pemain penentu kemenangan – seperti Bukayo Saka dan Viktor Gyokeres – tetapi mereka juga sadar akan bahaya yang dihadirkan oleh pemenang Ballon d’Or Ousmane Dembele, sensasi Golden Boy Desire Doue, serta pesulap asal Georgia, Kvaratskhelia.

Masalah di posisi bek kanan menjadi tantangan besar bagi Arsenal menghadapi Kvaratskhelia.

Arsenal kehilangan Jurrien Timber dan Ben White akibat cedera yang datang di waktu yang tidak tepat, membuat stok pemain di posisi bek kanan menipis dan menimbulkan kekhawatiran di London utara.

Saat ditanya bagaimana The Gunners akan mengatasi hal tersebut, Parlour – dalam wawancaranya dengan GOAL atas nama 10bet – menjelaskan tantangan yang akan dibawa Kvaratskhelia: “Menurut saya, dia salah satu pemain terbaik yang pernah saya lihat dalam waktu yang lama. Dia luar biasa – cara dia menguasai bola dan memotong ke dalam sungguh mengesankan. Jadi itu memang cukup mengkhawatirkan.”

“Saya tidak tahu berapa lama Timber sudah absen. Sudah cukup lama. Apakah dia bisa langsung dimainkan, saya tidak tahu, karena setelah absen lama akibat cedera, Anda tidak bisa begitu saja kembali dan tampil sempurna. Jadi akan menarik melihat apa yang bisa dilakukan di sana. Saya rasa itu memang akan jadi kekhawatiran utama, tidak diragukan lagi.”

“Siapa pun yang bermain di posisi itu harus memberikan segalanya. Anda tidak akan sering maju menyerang sebagai bek kanan; Anda akan lebih fokus bertahan karena tahu betapa berbahayanya dia. Jadi saya rasa kali ini para bek sayap tidak akan terlalu sering naik menyerang seperti biasanya.”

“Saya pikir lini belakang akan tampil dengan struktur yang lebih disiplin, dengan pola pikir ‘biarkan pemain depan yang melakukan kerusakan ke lawan jika ada kesempatan menyerang, tetapi pastikan kami tidak kehilangan posisi’, karena kita tahu seberapa bagus mereka dalam melakukan serangan balik dan menyerang. Saya rasa itulah pendekatan yang akan diambil Mikel Arteta.”

Arteta tetap optimistis jelang final Liga Champions.

Seperti yang bisa diduga, Arteta tetap berhati-hati dan tidak ingin mengungkapkan terlalu banyak soal pilihan pemain maupun taktik. Pernyataan resmi dari kubu Arsenal tetap positif dan penuh keyakinan.

Arteta mengatakan ketika ditanya mengenai sisi kanan lini pertahanannya, dengan PSG mulai di depan mata: “Kami perlu melihat alternatif. Dua pemain yang biasanya bermain di posisi itu saat ini tidak tersedia. Kami harus memikirkan opsi lain.”

“Hal baiknya, kami sudah mengalami situasi seperti ini di berbagai posisi musim ini. Ketika menghadapi masalah, biasanya terjadi di posisi yang sama juga. Kami berhasil menemukan tingkat performa dan konsistensi yang tepat. Saya yakin kami akan melakukannya lagi.”

Jadwal Arsenal: Dua laga Liga Primer tersisa dalam perebutan gelar.

Sebelum menghadapi Kvaratskhelia dan rekan-rekannya, Arsenal harus melewati Burnley dan Crystal Palace di ajang Liga Primer. Laga pertama akan berlangsung di Stadion Emirates pada hari Senin, sebelum bertandang ke Selhurst Park di London selatan pada hari Minggu.

Meraih poin penuh dalam dua laga tersebut akan menghadirkan gelar liga pertama dalam 22 tahun, serta menjadi modal kepercayaan diri dan semangat besar menjelang duel krusial melawan wakil Prancis yang bisa mengukir sejarah di Puskas Arena.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.