SURYA.co.id, SURABAYA - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin upacara Wisuda Perwira Remaja Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-71 di Gedung R Moeljadi Bumimoro Surabaya, Jatim, Kamis (21/5/2026).
Orang nomor satu di lingkungan TNI AL ini menjadi saksi saat perwira remaja AAL diwisuda setelah melalui pendidikan ketat.
"Kami bangga generasi masa depan dari TNI AL dari momen ini," kata Kasal Muhammad Ali, dikutip SURYA.co.id.
Para perwira remaja AAL itu diminta harus siap menjadi bagian dari transformasi TNI Angkatan Laut menuju kekuatan yang profesional, modern, dan berdaya gentar tinggi.
Kasal juga menyaksikan bahwa semua perwira remaja AAL itu dari berbagai latar belakang keluarga beragam. Tapi Kasal makin bangga karena tidak sedikit dari keluarga sederhana.
"Semua memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan AAL. Siapa pun, dari latar belakang keluarga apa pun, jika lolos tes masuk AAL akan ditetima. Dan kami tegaskan, masuk AAL tak dipungut biaya," tandas Ali saat ditemui usai wisuda.
Siapa pun yang memenuhi syarat kualifikasi dan lolos tes, bisa diterima di AAL.
Bukan melihat latar belakang keluarga dari strata sosial dan jabatan apa pun. Hanya dilihat dari nilai tes.
Ada tes akademik, fisik, psikologis, dan wawancara.
Jika di antara tahapan tes itu tidak lulus tapi dipaksakan pasti akan menemui masalah sendiri.
Akan mengalami kesulitan dalam pendidikan di AAL yang ketat dan penuh dedikasi.
Kasal Muhammad Ali memimpin wisuda Perwira Remaja AAL Angkatan ke-71 Jajaran Politeknik Angkatan Laut (Poltekal) Tahun Anggaran 2026. Wisuda berlangsung khidmat.
Semua wisudawan perwira itu terus dalam sikap tegap selama wisuda berlangsung.
Wisuda kali ini meluluskan 240 perwira remaja di Gedung R Moeljadi, Kodiklatal, Moro Krembangan, Surabaya.
Upacara ditandai dengan pengalungan medali kepada perwakilan wisudawan terbaik dari masing-masing Program Studi (Prodi) oleh Kasal selaku Pimpinan Sidang Senat Terbuka.
Acara dilanjutkan dengan pemindahan tali toga dari kiri ke kanan, serta penyerahan ijazah kelulusan oleh Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Sigit Santoso selaku Direktur Poltekal.
Sebanyak 240 wisudawan dari lima Prodi Poltekal resmi menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan atau STr (Han) setelah menempuh pendidikan selama 3 tahun masa Taruna dan 10 bulan masa Perwira Siswa (Pasis) dengan total beban studi 147 SKS dalam 8 semester.
Dalam kesempatan itu diberikan penghargaan dan piagam kepada lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di tiap program studi.
Di antaranya Prodi Aspek Darat: Letda Marinir Markus Safronius Simanjuntak (IPK 3,88), Teknik Elektronika: Letda Laut (E) Muhammad Triyoga (IPK 3,72), Logistik & Keuangan: Letda Laut (S/W) Tiara Nur Haliza Putri (IPK 3,64)
Manajemen Pertahanan: Letda Laut (P) Maulana Faqih Kusuma Yudha (IPK 3,63), Teknik Mesin: Letda Laut (T) Aryya Handaru (IPK 3,57).
Penghargaan Adhi Pratama Karya untuk Tugas Akhir (Skripsi) Terbaik diraih oleh Letda Laut (E) Daudrian Rayguali Yoku dengan nilai 93,49/A. Skripsinya berjudul "Rancang Bangun Perangkat Pelacak Rompi Marinir Terintegrasi Lora Guna Optimalisasi Pemantauan Dan Koordinasi Operasi Darat Tingkat Peleton".
Sidang Senat Terbuka ini juga diisi orasi ilmiah oleh Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. DR. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc.
Ia membawakan materi bertajuk "Lulusan AAL Berkarakter, Berwawasan, Bela Negara Bersama Membangun Ekonomi Biru dan Kekuatan Maritim".