138 CPNS Kemenag Sulbar Dilantik Jadi Pegawai Negeri Sipil Tersebar di 7 Satuan Kerja
Ilham Mulyawan May 21, 2026 05:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sebanyak 138 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kamis (21/5/2026).

Prosesi pelantikan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting bersama Kementerian Agama RI di Jakarta. 

Untuk wilayah Sulbar, acara dipusatkan di Aula Kanwil Kemenag Sulbar, Jl H Abdul Malik Pettana Endeng, Keluruhan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Hipnotis di Desa Paraili Mamuju Tengah, Korban kehilangan Rp15 Juta

Baca juga: Urai Kemacetan di SPBU Kali Mamuju Polisi Minta Sopir Truk Antre Solar di SPBU Lain

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengingatkan seluruh PNS yang baru dilantik status baru ini bukan sekadar perubahan administrasi, melainkan amanah besar yang lahir dari pengorbanan dan doa panjang.

Sebagai ASN Kementerian Agama, mereka dituntut menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis, moderat, dan berdampak bagi masyarakat.

“Perjalanan ini bukan hanya tentang mendapatkan status sebagai pegawai negeri, tetapi tentang kesiapan mengemban tanggung jawab kepada bangsa, negara, dan masyarakat,” pesan Menteri Agama dalam sambutan virtualnya.

Awalnya, terdapat 158 CPNS Kemenag Sulbar yang menerima formasi pada tahun 2025. 

Namun, terjadi perubahan kedinasan pada sejumlah personel sebelum pelantikan resmi ini digelar.

Sebanyak 3 PNS berpindah ke Kementerian Haji dan Umrah, sementara 17 lainnya beralih ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). 

Dengan demikian, jumlah total CPNS yang resmi dilantik menjadi PNS pada hari ini berjumlah 138 orang.

Kepala Kanwil Kemenag Sulbar Adnan Nota mengajak para PNS baru untuk menanamkan loyalitas dan memosisikan masyarakat sebagai pihak yang harus dilayani dengan baik.

“Mari menjadi abdi negara yang baik. Negara membutuhkan tangan-tangan yang mampu menebarkan kebahagiaan, keadilan, dan kesejahteraan kepada masyarakat sebagai tuan yang harus kita layani,” ujar Adnan.

Kerja Kolaboratif

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama tim di lingkungan birokrasi. 

Menurutnya, aparatur negara tidak boleh bekerja sendiri-sendiri demi mencapai target instansi, termasuk dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

“PNS adalah bagian dari satu sistem dan satu tim besar. Kita bekerja dengan aturan, struktur, dan tanggung jawab bersama demi mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

“Selamat bergabung secara resmi sebagai keluarga besar Kementerian Agama Sulawesi Barat,” tutup Adnan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.