Carlo Ancelotti Bahas Keputusan Mengejutkan soal Neymar yang Dapat Mengguncang Skuad Brasil di Piala Dunia 2026 – Pencetak Gol Terbanyak Tetap ‘Sangat Dicintai’ Rekan Setimnya
Dewi Rahayu May 21, 2026 05:57 PM

Pelatih kepala tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, menanggapi spekulasi yang semakin meningkat terkait posisi Neymar di skuad Selecao untuk Piala Dunia 2026. Pelatih asal Italia itu dihadapkan pada keputusan besar, karena pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil tersebut masih berjuang mencapai kebugaran penuh menjelang dimulainya turnamen bulan depan.

Dilema seleksi yang menentukan

Sorotan seluruh negeri tertuju pada Rio de Janeiro ketika Ancelotti bersiap mengumumkan daftar akhir skuad Brasil pada hari Senin. Di pusat perhatian adalah Neymar, ikon berusia 34 tahun yang masih memegang rekor gol terbanyak untuk Selecao, namun kariernya sempat tersendat karena serangkaian cedera jangka panjang. Dengan Piala Dunia tinggal hitungan minggu, sang pelatih kini menimbang antara kemampuan luar biasa sang penyerang dengan tuntutan fisik dari sistem taktis berintensitas tinggi yang ia terapkan.

“Ketika harus memilih, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan,” ujar Ancelotti kepada Reuters. “Neymar adalah pemain penting bagi negara ini karena bakat yang selalu ia tunjukkan. Namun ia sempat mengalami masalah dan kini bekerja keras untuk pulih. Ia telah banyak berkembang belakangan ini dan bermain secara reguler. Tentu saja, ini bukan keputusan yang mudah bagi saya. Kami harus menimbang kelebihan dan kekurangannya dengan hati-hati.”

Loyalitas ruang ganti terhadap sang ikon

Meski publik masih terpecah soal apakah mantan bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain itu layak dibawa ke Amerika Utara, Ancelotti mengakui bahwa posisi Neymar di dalam tim menjadi pertimbangan besar. Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa Neymar masih mendapatkan dukungan penuh dari rekan-rekan setimnya, sehingga kehadirannya justru dapat meningkatkan semangat tim, bukan mengganggu keharmonisan skuad. Bagi Ancelotti, menjaga suasana ruang ganti tetap kondusif adalah hal utama dalam upayanya membawa Brasil meraih gelar dunia keenam mereka.

“Saya tahu betul bahwa Neymar sangat dicintai, bukan hanya oleh publik tetapi juga oleh para pemain,” jelas Ancelotti. “Hal ini juga menjadi faktor penting, karena kami harus mempertimbangkan atmosfer yang akan muncul jika Neymar dipanggil. Bukan berarti saya akan menjatuhkan bom di ruang ganti. Ia sangat disukai, sangat dicintai. Saya rasa wajar jika para pemain menyampaikan pendapat mereka. Saya berterima kasih kepada semua yang telah memberi masukan; saya menghargai semuanya. Namun pada akhirnya, orang yang paling tepat untuk membuat keputusan ini adalah saya sendiri.”

Performa dan kebugaran di atas pertimbangan emosional

Meski keputusan ini sarat dengan emosi, Ancelotti menegaskan bahwa fakta objektif akan menjadi dasar utama dalam menentukan daftar akhir. Rencana permainan pelatih asal Italia itu membutuhkan lini depan yang mampu melakukan tekanan tinggi tanpa henti, dan ia terus memantau performa terbaru Neymar. Menurutnya, kemampuan sang penyerang untuk mempertahankan intensitas tinggi selama pertandingan menjadi faktor utama dalam evaluasi.

“Kebugarannya meningkat pesat dalam beberapa pertandingan terakhir,” ujar Ancelotti. “Ia telah memainkan beberapa laga yang sangat bagus belakangan ini. Kondisinya semakin membaik. Ia bisa mempertahankan intensitas tinggi selama pertandingan. Namun setiap pertandingan berbeda... Tidak ada tekanan dari siapa pun untuk memanggil Neymar. Saya memiliki otonomi penuh. Keputusan ini akan 100% profesional. Saya hanya akan mempertimbangkan performanya sebagai pesepak bola. Tidak ada hal lain.”

Hitung mundur menuju Rio

Drama ini akan mencapai puncaknya pada Senin, 18 Mei. Ancelotti tetap yakin mampu memilih skuad yang seimbang, meski ia mengakui bahwa tidak ada daftar pemain yang bisa memuaskan seluruh publik Brasil. Sebagai pelatih kawakan yang telah memenangkan gelar liga di lima liga besar Eropa, ia mengandalkan pengalaman panjangnya untuk menghadapi tekanan publik dan sorotan media yang luar biasa besar.

“Apakah saya bisa menyusun skuad yang sempurna? Mustahil! Tapi saya bisa menyusun skuad dengan lebih sedikit kesalahan dibandingkan orang lain yang mungkin melakukannya. Saya yakin akan hal itu,” tutup Ancelotti. Menurut sang pelatih, suasana internal tim akan tetap positif apa pun hasilnya, namun reaksi publik akan sangat bergantung pada apakah nama bintang asal Santos itu muncul dalam daftar akhir 26 pemain untuk panggung terbesar dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.