Polisi dan Relawan Kena Prank! Sudah ke Lokasi, Dugaan Bunuh Diri di Gatak Sukoharjo Ternyata Bohong
Vincentius Jyestha Candraditya May 21, 2026 06:17 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Laporan dugaan percobaan bunuh diri di Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo ternyata berujung hoaks.

Kasus ini disebut menjadi laporan palsu pertama terkait layanan darurat yang diterima relawan ambulans di wilayah Sukoharjo.

Awal Mula Laporan Masuk

Laporan tersebut diterima relawan melalui layanan PSC 119 pada Kamis (21/5/2026).

Pelapor yang mengaku bernama Ardi asal Makassar menyebut temannya di Sukoharjo baru saja melakukan percobaan bunuh diri.

Baca juga: Heboh Laporan Percobaan Bunuh Diri Fiktif di Gatak Sukoharjo, Ternyata Ulah Mantan Pacar

Menindaklanjuti laporan tersebut, relawan Ambulance Saber langsung mendatangi lokasi di Perumahan Griya Asri Tempel, Kecamatan Gatak. Pengecekan juga melibatkan perangkat desa dan anggota Polsek Gatak.

Relawan Ambulance Saber, Wirawan Setiadi, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 11.15 WIB dan langsung diteruskan kepada relawan terdekat.

“Jadi tadi sekitar pukul 11.15 WIB kami mendapat panggilan dari PSC 119. Intinya PSC menerima laporan dari seseorang yang mengaku bernama Ardi terkait percobaan bunuh diri. Pelapor juga menyertakan bukti foto tangan berdarah dan memberikan share lokasi tempat yang dilaporkan,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Baca juga: 3 Fakta Prank Gadis Simo ke Polisi Boyolali Jateng, Sandiwara Perut Ditusuk Sendiri, Ngaku Dibegal

Saat perangkat desa pertama kali mendatangi rumah yang dimaksud, seorang perempuan sempat membuka pintu sebelum menutupnya kembali.

“Dengan perangkat desa kami mendahului melakukan pengecekan. Saat perangkat desa datang ke lokasi, perempuan yang dilaporkan sempat membuka pintu tetapi langsung ditutup kembali,” jelasnya.

Relawan kemudian kembali mendatangi rumah tersebut bersama petugas Polsek Gatak.

Pelapor Ternyata Mantan Pacar

Setelah dilakukan pengecekan ulang, perempuan yang dilaporkan dipastikan dalam kondisi baik dan tidak ada percobaan bunuh diri.

“Jadi orang yang dilaporkan bunuh diri ternyata baik-baik saja. Setelah kami konfirmasi, pelapor ternyata mantan pacarnya dan memang sudah putus hubungan,” katanya.

Wirawan menyebut peristiwa ini diduga menjadi laporan palsu pertama terkait layanan darurat yang diterima relawan di Sukoharjo.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.