BOLASPORT.COM - Pep Guardiola diminta untuk menjadi 'pengkhianat' setelah meninggalkan Manchester City.
Isu seputar masa depan Pep Guardiola di Man City sedang menjadi topik hangat.
Si pria asal Spanyol dikabarkan bakal meninggalkan kursi pelatih The Citizens selepas musim 2025-2026.
Lalu kemana Guardiola akan melanjutkan karier jika kelak meninggalkan Etihad Stadium?
Mantan pemain Liverpool, Jermaine Pennant, punya saran kontroversial mengenai masa depan Guardiola.
Dia menyarankan sang nakhoda untuk membelot ke The Reds.
Menurutnya, bukanlah hal buruk jika Guardiola pindah ke rival langsung Man City di Liga Inggris.
"Tentu saja, siapa yang tidak menginginkan hal tersebut?" kata Pennant seperti dikutip BolaSport.com dari Mundo Deportivo.
"Setiap klub di dunia pasti ingin memiliki Pep sebagai manajer mereka."
"Dia pasti ingin melatih Liverpool! Lihat saja suasana di The Kop saat Anda berjalan ke lapangan."
"Benar sekali. Guardiola pasti akan senang bekerja di lingkungan seperti itu," tutur dia.
Kursi pelatih Liverpool masih diduduki oleh Arne Slot.
Namun, kiprah buruk The Reds sepanjang musim 2025-2026 membuat posisi juru taktik asal Belanda itu terancam.
Slot membawa Liverpool bertengger di posisi kelima klasemen Premier League usai menjalani 37 pertandingan.
Perjalanan Liverpool dalam kompetisi domestik lainnya juga tidak mulus.
Untuk Piala FA, Virgil van Dijk dkk hanya mencapai perempat final.
Kemudian Liverpool cuma menggapai putaran keempat dalam Piala Liga Inggris.
Untuk Liga Champions, mereka terhenti sampai babak delapan besar.
Tak heran jika sejumlah pihak meyakini bahwa Slot tak akan bertahan lama bersama Liverpool.
Di sisi lain, Guardiola mengubah City menjadi mesin penghancur.
Inggris dan Eropa berhasil dia taklukkan bareng The Citizens.
Guardiola mempersembahkan 20 trofi selama 10 tahun menukangi City.
Momen terbaik Guardiola bersama City terjadi ketika meraih treble winner musim 2022-2023.