Manchester City memastikan trofi kedua mereka musim ini setelah gol di babak kedua dari Antoine Semenyo membawa kemenangan 1-0 atas Chelsea dalam final Piala FA pada hari Sabtu. Tim asuhan Pep Guardiola memenangkan laga yang berlangsung cukup lesu di Stadion Wembley, dan sentuhan brilian Semenyo pada menit ke-72 menjadi pembeda yang memastikan gelar kedelapan dalam sejarah klub di kompetisi ini.
Chelsea lebih memilih bertahan sementara City kesulitan menciptakan peluang. Babak pertama berlangsung tanpa banyak aksi berarti. Erling Haaland sempat mencetak gol yang dianulir karena Matheus Nunes dianggap berada dalam posisi offside dalam prosesnya. Tak lama kemudian, Haaland melepaskan tembakan tepat ke arah Robert Sanchez setelah menerima umpan dari Marc Guehi menjelang turun minum.
Semenyo hampir membuka keunggulan di awal babak kedua, namun sundulannya melambung di atas mistar setelah menerima umpan silang dari Nico O'Reilly. Di sisi lain, Rodri tampil sigap menyapu sundulan Moises Caicedo yang mengarah ke gawang ketika James Trafford sudah tak berdaya.
Permainan mulai terbuka di pertengahan babak kedua, dan City memanfaatkannya dengan baik. Haaland melakukan umpan satu-dua dengan Bernardo Silva sebelum mengirim umpan silang pertama waktu yang disambut Semenyo dengan flick indah melewati Sanchez dan bersarang di pojok bawah gawang. Enzo Fernandez hampir menyamakan kedudukan lewat tendangan voli yang hanya melambung tipis di atas mistar setelah menerima lemparan jauh.
Matheus Nunes dan Rayan Cherki keduanya sempat digagalkan oleh Sanchez saat City berusaha menambah keunggulan, namun tidak diperlukan karena Guardiola berhasil mengamankan trofi ke-20 dalam karier kepelatihannya di City.
GOAL memberikan penilaian untuk para pemain City dari Stadion Wembley...
Kiper & Pertahanan
James Trafford (5/10):
Terkesan agak gugup meski tidak banyak mendapat ancaman langsung ke gawangnya.
Matheus Nunes (6/10):
Beberapa kali membawa bola dengan baik dan tampil kuat dalam duel melawan Fernandez dan Pedro.
Abdukodir Khusanov (6/10):
Beberapa kali kehilangan bola, tetapi kecepatannya sangat membantu dalam mematahkan serangan Chelsea.
Marc Guehi (6/10):
Distribusi bolanya dari belakang tidak selalu akurat, namun umpan terobosan sempurnanya hampir menghasilkan gol untuk Haaland sebelum jeda. Juga membuat beberapa blok penting di dalam area penalti.
Nico O'Reilly (7/10):
Kembali tampil solid di Wembley setelah menjadi pahlawan di final Piala Carabao. Mengirim beberapa umpan silang berbahaya dan cukup baik dalam menjaga pergerakan Palmer.
Gelandang
Rodri (6/10):
Bermain sedikit lebih dari satu jam setelah pulih dari cedera. Menjaga tempo permainan City di lini tengah, dan kontribusi terbesarnya adalah menyapu sundulan Caicedo di garis gawang pada babak kedua.
Bernardo Silva (7/10):
Tak kenal lelah dalam menekan lawan meski City kekurangan pemain di lini tengah. Berperan dalam proses gol pembuka lewat kerja sama umpan dengan Haaland.
Penyerang
Antoine Semenyo (8/10):
Menjadi pemain paling berbahaya bagi City di babak pertama dengan terus menekan Cucurella. Gagal memanfaatkan peluang sundulan di awal babak kedua, tetapi menebusnya dengan flick luar biasa yang menentukan kemenangan.
Omar Marmoush (4/10):
Kesulitan berkontribusi secara signifikan saat berduet dengan Haaland di lini depan. Digantikan pada babak pertama setelah kembali tampil mengecewakan di final Piala FA untuk kedua kalinya.
Erling Haaland (6/10):
Jarang menyentuh bola meski berusaha turun lebih dalam, dan penantiannya untuk mencetak gol di Wembley masih berlanjut. Namun, memberikan assist untuk Semenyo dengan umpan silang pertama waktu yang brilian setelah bekerja sama dengan Bernardo.
Jeremy Doku (5/10):
City berusaha memberinya bola sesering mungkin, tetapi Gusto dan Palmer berhasil menutup ruangnya dengan baik. Terus mencoba menciptakan peluang, meski hasilnya minim.
Pemain Pengganti & Pelatih
Rayan Cherki (6/10):
Memberikan ancaman lebih besar bagi Chelsea dibandingkan Marmoush setelah masuk di babak kedua. Hampir menambah keunggulan City, namun tembakannya tepat ke arah Sanchez di menit akhir.
Mateo Kovacic (6/10):
Masuk menggantikan Rodri dan menjalankan tugasnya dengan rapi di lini tengah melawan mantan klubnya.
Pep Guardiola (5/10):
Keputusan awalnya memainkan Marmoush dibanding Cherki terbukti kurang tepat, namun ia memperbaiki kesalahan tersebut di babak kedua. Bukan penampilan terbaiknya, tetapi tetap menambah satu medali lagi dalam koleksinya.
Jangan lewatkan momen bersama Manchester City
Daftar untuk mendapatkan berita terbaru, pembaruan pertandingan, dan konten eksklusif langsung ke kotak masuk Anda setiap hari Senin.