Akses Jalan Paka - Ntaur Manggarai Timur Lumpuh, Evakuasi Longsor Dihentikan Sementara
Hilarius Ninu May 22, 2026 04:46 AM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Akses transportasi darat yang menghubungkan Paka–Ntaur menuju sejumlah desa di seberang Sungai Waemusur, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih lumpuh total hingga Kamis (21/5/2026). 

Jalur kabupaten tersebut terputus akibat tertimbun material longsor berskala besar sejak Selasa (19/5/2026) lalu.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sempat menerjunkan alat berat ke lokasi untuk membersihkan longsoran pada Rabu (20/5/2026) pagi. 

Namun, proses evakuasi terpaksa dihentikan sementara karena faktor cuaca buruk dan kondisi medan yang membahayakan petugas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Timur, Agustinus Susanto, menjelaskan bahwa tingginya curah hujan di kawasan Rana Mese menjadi kendala utama di lapangan.

Baca juga: Pemdes Hilihintir Manggarai Bersama TNI/Polri Bersihkan Material di Saluran Irigasi Wae Mau 2

"Proses pembersihan material untuk sementara kami hentikan. Selain curah hujan tinggi, tumpukan material juga cukup padat dan berlumpur. Kondisi medan yang miring dan licin sangat berisiko bagi keselamatan operator ekskavator," kata Agustinus saat dihubungi, Kamis pagi.

Akibat penghentian evakuasi ini, mobilitas warga di wilayah tersebut terganggu. Jalur itu baru bisa dilalui oleh kendaraan roda dua secara terbatas, sementara kendaraan roda empat sama sekali belum dapat melintas.

Agustinus mengimbau pengguna jalan untuk bersabar dan mengutamakan keselamatan. Jika kondisi cuaca membaik, proses pembersihan material longsor dipastikan akan kembali dilanjutkan pada Jumat (22/5/2026) esok.

Secara terpisah, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Manggarai Timur menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR sesaat setelah menerima laporan dari warga terkait bencana tersebut. 

Pihak legislatif meminta pemerintah daerah bergerak cepat menerjunkan alat berat agar mobilitas ekonomi masyarakat di beberapa desa yang terdampak tidak terisolasi terlalu lama.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.