- Total 300 rudal pencegat Amerika Serikat (AS) habis untuk melindungi wilayah Israel dari serangan rudal balistik Iran.
Mengutip Tribunnews pada (22/5), hal ini merupakan laporan dari sumber utama "The Washington Post" pada Kamis (21/5/2026).
Dilaporkan bahwa militer AS justru menghabiskan lebih banyak rudal pencegat dibanding Israel sendiri.
Pentagon disebut menembakkan lebih dari 200 rudal THAAD dan 100 rudal SM-3 dan SM-6 untuk menghadang segerombolan serangan Iran.
Sebaliknya, Israel dilaporkan hanya menggunakan kurang dari 100 rudal Arrow dan sekira 90 rudal David’s Sling selama periode yang sama.
Sehingga secara keseluruhan, AS disebut menembakkan sekira 120 rudal pencegat lebih banyak dibanding Israel.
Serta lebih banyak menghadapi jumlah rudal Iran hampir dua kali lebih besar daripada yang dihadapi Israel sendiri.
Sementara itu, tiga pejabat AS yang berbicara secara anonim kepada The Washington Post mengatakan penggunaan besar-besaran rudal pencegat ini menunjukkan betapa Washington memikul beban utama dalam mempertahankan Israel selama perang berlangsung.
Sehingga, memunculkan kekhawatiran di mana stok persenjataan Amerika tidak lagi cukup untuk menghadapi ancaman dari Korea Utara maupun China.
Adapun, kekhawatiran paling besar itu muncul dari sekutu AS di Asia Timur, terutama Jepang dan Korea Selatan