Wapres Kunjungi Rote Ndao, Gubernur NTT Pastikan Program Pusat Berjalan Maksimal
Oby Lewanmeru May 22, 2026 06:19 PM

 


Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena memastikan seluruh program pemerintah pusat di wilayah selatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di Kabupaten Rote Ndao, berjalan dengan baik sesuai arahan Presiden RI dan Wakil Presiden RI.

Hal tersebut disampaikan Melki Laka Lena saat mendampingi kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka di Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/5/2026).

Menurut Melki, kunjungan Wapres Gibran difokuskan untuk melihat langsung sejumlah potensi strategis daerah, mulai dari Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), pengembangan rumput laut hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Pembangunan dari Pak Wakil Presiden, saya memastikan semua program Presiden Prabowo dan pemerintah pusat berjalan dengan baik," pungkas Melki.

Baca juga: Helikopter Wapres Gibran Mendarat di Amfoang Barat Daya, Warga Sambut Antusias

Ia menjelaskan, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus mendorong pengembangan sektor unggulan di Rote Ndao agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Hari ini kita fokus melihat lokasi Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN), kemudian potensi rumput laut dan juga program MBG," katanya.

Dalam kunjungan ini, banyak aspirasi masyarakat dan usulan pembangunan yang disampaikan langsung kepada Wakil Presiden.

Seluruh aspirasi itu disebut telah dicatat dan akan ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.

Melki juga mengungkapkan, Bupati Rote Ndao turut menyerahkan sejumlah proposal pembangunan kepada Wapres Gibran untuk diteruskan ke kementerian terkait.

"Pak Wakil Presiden melalui Sekretaris Wapres sudah memastikan akan mengecek semua surat proposal itu, apakah sudah berjalan atau belum, sehingga bisa dipastikan mendapat perhatian lebih lanjut," pungkasnya.

Melki menilai, kunjungan kerja Wapres Gibran ke Rote Ndao menjadi sinyal kuat perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan kawasan perbatasan dan wilayah selatan Indonesia, terutama pada sektor ekonomi berbasis potensi lokal seperti garam dan rumput laut. (rio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.