Hasil Babak 8 Besar Malaysia Masters 2026, Ubed Bernasib Sama dengan Jojo, Indonesia Tanpa Gelar
M.Risman Noor May 22, 2026 05:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed yang menjadi harapan satu-satunya wakil Indonesia di ajang badminton Malaysia Masters 2026, ternyata kalah dari Christo Popov.

Wakil Prancis mengalahkan wakil menjadi kedua kalinya, dimana sebelumnya Popov juga mengalahkan Ginting.

Dua pemain Indonesia keok dalam dua hari berturut-turut dikalah Popov.

Kekalahan Ubed ini otomatis memastikan tak ada wakil Indonesia di final Malaysia Masters 2026.

Jonatan Christie sebelumnya di hari yang sama kalah dari Hu Zhe An jagoan muda dari Cina yang baru berusia 19 tahun.

Baca juga: Jadwal Jam Tayang Malam Hari Timnas Indonesia vs Oman Siaran SCTV di FIFA Matchday 2026

Baca juga: Arsenal Incar Pemain Manchester City Seharga Rp1 Triliun, Real Madrid Ikut Memantau

Hasil Malaysia Masters 2026 babak perempat final sektor tunggal putra diwarnai kekalahan yang dialami wakil Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, Jumat (22/5/2026).

Bertempat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Mohammad Zaki Ubaidillah atau akrab disapa Ubed kalah dari wakil Prancis selaku unggulan ketiga, Christo Popov.

Melakoni duel buta melawan Christo Popov, Ubed menyerah dua gim langsung dengan skor 21-23 dan 19-21.

Kekalahan Ubed membuat wakil Indonesia tidak ada yang melaju ke babak semifinal Malaysia Masters 2026.

Karena di pertandingan sebelumnya, Jonatan Christie yang berstatus unggulan keempat secara mengejutkan kalah dari pemain muda China, Hu Zhe An.

Jonatan Christie atau yang kerap dipanggil Jojo kandas di tangan Hu Zhe An dengan skor 21-14, 13-21, 16-21. 

Catatan nirgelar Indonesia di Malaysia Masters berlanjut.

Wakil Indonesia terakhir yang juara Malaysia Masters adalah Chico Aura Dwi Wardoyo dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang merupakan kampiun edisi 2022 silam.

Baca juga: Persipura Tinggalkan Papua, Ini 3 Keuntungan Barito Putera, Persela, PSIS, Persiku, Kendal Tornado

Jalannya Pertandingan

Di awal gim pertama, Ubed harus tertinggal dua poin lebih dulu dari Christo Popov.

Meski sempat berada dalam tekanan, Ubed perlahan mulai menemukan ritme permainan dan berhasil mengejar ketertinggalan hingga membuat skor imbang 2-2.

Setelah itu, pertandingan berjalan sengit. Kedua pemain saling bergantian mencetak poin dan tidak ada yang mampu unggul jauh.

Ubed mulai tampil lebih percaya diri. Serangan yang ia bangun semakin efektif, pertahanannya juga terlihat lebih solid.

Ubed berhasil membalikkan keadaan. Permainan cepat yang ia peragakan membuat Christo Popov beberapa kali kesulitan mengembangkan permainan.

Momentum tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Ubed untuk terus menambah poin. Ia pun unggul 11-10 di jeda gim pertama.

Selepas jeda, Christo Popov tampil jauh lebih agresif dan mulai memberikan tekanan secara konsisten.

Christo Popov mampu memanfaatkan beberapa kesalahan yang dilakukan Ubed.

Pertandingan kembali berjalan ketat dengan reli-reli panjang.

Ubed sebenarnya masih sempat menjaga keunggulan dalam beberapa momen penting, namun Christo Popov terus menunjukkan semangat pantang menyerah.

Menuju poin-poin kritis, Ubed terpeleset yang membuat Christo Popov memimpin 19-20.

Hingga pada akhirnya, Christo Popov menutup gim pertama dengan kemenangan 21-23 setelah pukulan Ubed jatuh di luar garis lapangan.

Lanjut ke gim kedua, Ubed langsung tertinggal satu poin dari Christo Popov.

Setelah mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1, Ubed tampil lebih agresif dan perlahan mulai mengambil kendali permainan.

Serangan demi serangan yang dibangun Ubed membuat Christo Popov beberapa kali kesulitan mengembangkan pola permainan.

Baca juga: Siaran Live Indosiar Sore Hari, Ini Jadwal Persib Bandung vs Persijap, Hattrick Juara Super League?


Situasi tersebut membuat jarak poin sempat melebar cukup jauh di kedudukan 9-4. Ubed pun memimpin 11-10 di jeda gim kedua.

Sayangnya, Ubed gagal mempertahankan momentum. Kesalahan sendiri yang ia buat memancing Christo Popov untuk berbalik memberikan tekanan.

Tekanan yang terus diberikan membuat Ubed kembali berada dalam posisi tertinggal di kedudukan 11-14.

Christo Popov tampil lebih konsisten di poin-poin krusial.

Kesalahan sama terulang, Ubed kalah dari Christo Popov di gim kedua dengan skor 19-21 setelah gagal mengantisipasi arah bola.

Jojo Dikalahkan Pemain Muda

Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie (28) gagal menembus semifinal turnamen badminton Malaysia Masters 2026.

Pada laga perempat final di lapangan 3 Axiata Arena Kota Kuala Lumpur, Jumat (22/5/2026) pagi, atlet bulu tangkis yang biasa disapa Jojo itu kalah dalam pertarungan tiga game selama 1 jam 10 menit

Jonatan yang unggulan 4 event kategori Super 500 ini, dipaksa bekerja keras oleh Hu Zhe An jagoan muda dari Cina yang baru berusia 19 tahun.

Di set pertama, Jojo yang peringkat 5 dunia, menang dengan skor 21-14. 

Tapi Hu Zhe An yang di babak 16 besar singkirkan unggulan asal Perancis, Alex Lanier, bangkit pada dua game berikutnya.

Pemain ranking 69 itu menang dengan skor 21-13 dan 21-16.

Seiring tersingkirnya Jojo, kini kontingen Merah Putih menyisakan Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed

Sesuai jadwal, Ubed turun ke arena pada siang pukul 14.00 WIB. 

Dia menantang unggulan 3 dari Perancis, Christo Popov.

Christo Popov merupakan pemain ranking 4 dunia. Sementara Ubed masih nomor 38 dunia. 

Ada pun partai perempat final lainnya pertemukan Li Shifeng (Cina/unggulan 5) vs Toma Junior Popov (Perancis).

Dan Panitchaphon Teeraratsakul (Thailand) vs Lu Guang Zu (Cina)

Sekadar informasi, Indonesia mengirim 17 pemain ke Malaysia Masters 2026. Tapi sebagian besar berguguran di fase sebelumnya.

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia terakhir yang berhasil meraih gelar juara di ajang Malaysia Masters adalah Chico Aura Dwi Wardoyo. 

Dia menjuarai turnamen tersebut pada 10 Juli 2022 setelah mengalahkan wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, di partai final.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.