Plt Ketua BEM UGM Buka Suara soal Spanduk Viral Depan Kampus, Sebut Inisiatif Mahasiswa Akar Rumput
Nur Rohman Urip May 22, 2026 06:42 PM

Plt. Ketua BEM UGM, Sheron Adam Funay mengungkapkan cerita di balik pemasangan spanduk viral soal 'Surat Permohonan Maaf' di gerbang kampus.

Sheron menjelaskan, pemasangan spanduk itu adalah bentuk keresahan mahasiswa terhadap situasi ekonomi dan politik nasional saat ini.

Dilansir dari TribunTrends.com pada Jumat (22/5), Sheron mengungkapkan, pemasangan spanduk bukan dilakukan oleh BEM UGM secara institusional.

Menurutnya, aksi itu lahir dari inisiatif mahasiswa akar rumput yang merasakan kondisi negara saat ini semakin mengkhawatirkan.

"Bukan oleh BEM UGM secara institusional," jelas Sharon.

Terkait spanduk yang kini sudah diturunkan, Sheron menilai hal tersebut tidak menghentikan semangat gerakan mahasiswa.

Ia menyebut, spanduk hanya menjadi simbol awal sekaligus pemantik agar pesan kritik lebih mudah tersampaikan kepada publik.

Menurut Sheron, inti perjuangan bukan berada pada spanduk, melainkan pada kesadaran mahasiswa yang tetap mau bergerak di tengah kesibukan akademik dan organisasi kampus.

Ia berharap, aksi simbolik tersebut dapat memicu lahirnya gerakan organik yang terus berkembang di lingkungan mahasiswa.

"Walaupun spanduknya diturunkan dan dibakar gerakan tetap hidup, karena kita hidup dari dialektika," pungkasnya.

"Spanduk hanya simbol, sebagai pemantik saja. karena yang melandasi gerakan simbolik bukan di spanduknya, melainkan mahasiswa UGM yang walaupun dalam kesibukan akademik, organisasi, dan kondisi mengkhawatirkan negara saat ini masih mau untuk bergerak," tuturnya.

Sebelumnya, spanduk viral itu ramai diperbincangkan di media sosial karena berisi kritik terhadap kondisi Indonesia saat ini.

Mulai dari persoalan ekonomi hingga politik disebut menjadi alasan munculnya keresahan mahasiswa.

Respons pejabat dan pemegang kekuasaan yang dianggap belum mampu menyelesaikan berbagai persoalan juga dinilai semakin memantik kemarahan publik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.