TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Proses pemberangkatan jemaah calon haji asal Riau melalui Embarkasi Batam pada musim haji 1447 Hijriah/2026 resmi selesai.
Penutupan ditandai dengan keberangkatan Kloter BTH 25 dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Jeddah, Kamis (21/5/2026) malam.
Kloter terakhir tersebut merupakan kloter gabungan yang berisi jemaah asal Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengatakan pada Kloter BTH 25 terdapat satu jemaah asal Riau dari Kabupaten Kampar yang akhirnya diberangkatkan ke Tanah Suci.
Jemaah tersebut bernama Asmery Abdul Aziz Sihut. Sebelumnya, ia tergabung dalam Kloter BTH 05, namun keberangkatannya tertunda karena mendampingi suaminya, Azhari Hasan Ahmad, yang dirawat di RSAB Botania Batam akibat sakit hingga akhirnya meninggal dunia.
“Dengan keberangkatan satu jemaah ini, maka seluruh jemaah dan petugas haji asal Riau yang diberangkatkan melalui Embarkasi Batam kini sudah berada di Tanah Suci,” kata Defizon.
Ia menjelaskan, total jemaah dan petugas haji asal Riau yang sudah berada di Makkah mencapai 4.695 orang.
Jumlah itu terdiri dari 4.626 jemaah haji, 21 Petugas Haji Daerah (PHD), lima orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 43 petugas kloter.
Baca juga: Kanwil Kemenhaj Riau Pastikan Biaya Pemulangan Jemaah Haji Wafat di Batam Ditanggung Maskapai
Meski seluruh proses pemberangkatan telah selesai, terdapat 14 jemaah asal Riau yang mengalami penundaan atau batal berangkat pada musim haji tahun ini.
Sebanyak 12 orang dipulangkan ke daerah masing-masing. Rinciannya, lima orang sakit, dua orang wafat, satu orang hamil, dan empat orang pendamping.
Selain itu, terdapat dua jemaah yang sakit di daerah sebelum keberangkatan serta satu orang yang wafat di daerah.
Defizon berharap seluruh jemaah haji asal Riau diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
“Semoga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)