Bukan Cuma Melanggar Pembatasan Jam Operasional, Oknum Pengemudi Truk Tonase Besar Bikin Macet
Muhammad Ridho May 22, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Oknum pengemudi truk tonase di atas delapan ton masih saja menimbulkan persoalan di jalanan Kota Pekanbaru.

Mereka bukan hanya nekat melanggar rambu larangan untuk pembatasan jadwal operasional angkutan barang.

Namun juga menimbulkan kemacetan lantaran kerap mengalami kerusakan ketika melanggar masuk jalan kota di luar jadwal.

Satu unit truk tonase besar mengalami kerusakan di Jalan HR Soebrantas, Jumat (22/5/2026).

Akibatnya truk yang berhenti di badan jalan menimbulkan kemacetan lalu lintas. Padahal arus lalu lintas cukup padat di sekitar ruas jalan itu.

"Keberadaan oknum pengemudi truk tonase besar ini menjadi satu penyebab macet di Kota Pekanbaru," tegas Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi kepada Tribunpekanbaru.com.

Menurutnya, dinas perhubungan sebenarnya sudah menempatkan petugas di titik rawan kemacetan. Pihaknya juga sudah menempatkan petugas di perbatasan kota sebagai pintu masuk truk tonase besar.

"Sebenarnya kita sudah tempatkan petugas di titik rawan kemacetan, begitu juga di perbatasan kota," tegasnya.

Baca juga: Sudah Empat Malam Pengungsi Rohingya Duduki Kantor Perwakilan IOM di Pekanbaru

Baca juga: Menyamar Sebagai Admin Toko Elektronik, Pria Asal Sumsel Tipu Perusahaan di Pekanbaru Rp 154 Juta

Dirinya menegaskan dinas perhubungan segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum pengemudi truk yang melanggar pembatasan jam operasional angkutan barang. Mereka bakal bekerjasama dengan instansi terkait menilang oknum pengemudi bandel.

Apalagi sudah ada kebijakan jam operasional angkutan barang di Kota Pekanbaru. Mereka bisa melintas di jalanan kota dari pukul 22.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

"Dalam waktu dekat kita bakal gelar razia di sejumlah titik," ujarnya.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.