Lansia Pemilik Laundry Di Tamansari Dianiaya Sampai Babak Belur hingga Dijahit
Jaisy Rahman Tohir May 22, 2026 05:53 PM

Nasib mengenaskan dialami Christine Wijaya (76), lansia pemilik usaha cuci pakaian di Jalan Kebon Jeruk IX, Maphar, Tamansari, Jakarta Barat yang dianiaya pria tak dikenal pada Selasa (19/5/2026) petang.

Akibat peristiwa itu, lansia tersebut mengalami luka lebam di bagian mata dan harus mendapatkan jahitan di bagian kepalanya.

Ditemui di tempat usahanya, Christine yang masih tampak luka lebam dan diperban di bagian kepala menceritakan peristiwa mengerikan yang dialaminya.

Datang Minta Cuci Pakaian

Diceritakan Christie, peristiwa itu terjadi sekira pukul 18.00 WIB saat ia hendak menutup usahanya.

Saat itu, pelaku yang merupakan seorang pria datang seorang diri dengan berpura-pura ingin mencuci pakaian.

“Dia bilang mau laundry. Saya bilang sudah tutup tapi dia minta tolong ditimbang dulu,” ujar Christine saat ditemui usai kejadian.

Karena merasa pelaku hanya ingin menimbang pakaian, korban kemudian membuka sebagian pintu toko dan mempersilakan pria tersebut masuk. N

Tiba-tiba Dipukul

Namun saat Christine tengah menimbang pakaian, pelaku langsung melayangkan pukulan ke arah kepalanya.

Korban sempat berteriak meminta tolong, namun pelaku terus menyerang. Christine mengaku awalnya mengira dirinya hanya dipukul menggunakan tangan kosong.

Namun setelah pulang dari kantor polisi, ia menemukan sebilah balok kayu berpaku di lokasi kejadian yang diduga digunakan pelaku untuk menganiayanya.

“Awalnya saya gatahu dipukulnya pakai apa karena saya cuma tahunya kepala saya udah berdarah. Setelah saya pulang dari Polsek, saya lihat ada balok di sini. Saya curiga dia pukul saya pakai balok ini,” ujarnya.

Luka Robek

Akibat penganiayaan tersebut, Christine mengalami luka robek di bagian kepala hingga harus mendapatkan enam jahitan di rumah sakit. Darah disebut mengucur deras saat kejadian berlangsung.

"Kan pertama dia pukul mata, kemudian dia pukul kepala saya ini, tonjok. Dia fokus ke kepala saya aja. Saya tahu dia itu ada motivasi yang enggak bener," ujarnya.

Saat kejadian, Christine memang hanya seorang diri di tokonya karena satu pegawainya telah pulang. Di toko korban juga tak ada CCTV.

"Jadi emang saya sendirian dan sama sekali enggak curiga sama dia. Karena pas datang, pelaku ini baik-baik ngomongnya," kata Christine.

Pelaku Ditangkap

Pelaku akhirnya berhasil diamankan warga setelah korban berteriak meminta pertolongan.

Seorang tukang parkir dan warga sekitar datang ke lokasi sehingga pelaku panik dan melarikan diri.

Tak lama kemudian, pria tersebut ditangkap di kawasan Tamansari VIII tak jauh dari lokasi kejadian.

"Pelaku akhirnya ketangkep. Sedangkan istrinya yang nunggu di motor di ujung jalan, langsung kabur," kata Christine.

Pelaku pun kemudian dibawa ke Polsek Metro Tamansari.

Menurut pengakuannya kepada polisi, pelaku sakit hati pada korban lantaran merasa pernah ditolak saat hendak menggunakan jasa laundry korban.

"Dia bilang katanya dia mau ngambil baju laundry-annya, enggak punya uang, ribut sama saya. Padahal sih dia enggak ada baju di sini, enggak pernah nyuci juga di tempat saya," ujarnya.

Namun Christine membantah mengenal pelaku sebagai pelanggannya.

“Dia bukan pelanggan saya. Saya juga enggak kenal,” tegasnya.

Pelaku Suami Bekas Karyawannya

Setelah didesak, akhirnya pelaku mengaku bahwa dirinya suami dari mantan pekerja korban bernama Novi.

Christine mengatakan Novi pernah bekerja di tempat usahanya, namun diberhentikan karena dinilai kurang teliti dalam bekerja sehingga beberapa pelanggan mengeluhkan pakaian tertukar.

“Novi dulu pernah kerja sama saya. Tapi kerjanya enggak benar, sering bikin baju pelanggan ketukar,” katanya.

Meski demikian, Christine mengaku selama ini memperlakukan mantan pegawainya dengan baik dan tidak pernah berniat mencari masalah.

"Kalau saya orangnya begitu, nggak mau lah kita cari musuh," kata dia.

Alami Trauma

Kini, pascakejadian tersebut, Christine mengaku trauma dan memilih menutup usahanya lebih awal demi keamanan.

“Biasanya tutup jam 6, sekarang mungkin jam 5 sudah tutup. Kalau karyawan sudah pulang, saya enggak mau buka lagi,” ujarnya.

Christine berharap pelaku dihukum berat agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Supaya dia dihukum berat dan sadar. Cari uang sekarang susah, kenapa mesti begini,” tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.