BGN Respons Surat Terbuka IDAI soal Susu Formula, Kepala BGN Minta ASI Jadi Prioritas untuk Bayi
Tribun-video May 22, 2026 05:57 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Kebijakan mengenai menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menuai sorotan publik. Menanggapi surat terbuka dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang mengkritisi penggunaan susu formula dalam program tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi tegas.Dadan menegaskan bahwa sejak awal BGN berkomitmen untuk mendukung pemenuhan hak anak, terutama terkait pemberian Air Susu Ibu (ASI). Oleh karena itu, opsi penyediaan susu formula untuk bayi sama sekali tidak masuk dalam skema program ini."BGN tidak membuka opsi susu formula bayi karena ingin mengutamakan ASI. Jadi mohon dicermati dengan lebih saksama," ujar Dadan saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (21/5/2026).Lebih lanjut, Dadan merinci bahwa jenis susu yang difasilitasi dalam program MBG hanyalah Formula Lanjutan dan Formula Pertumbuhan. Langkah intervensi ini pun tidak dilakukan sembarangan, melainkan harus melewati jalur medis yang ketat. Kebijakan tersebut wajib menyesuaikan kebutuhan riil anak berdasarkan rekomendasi langsung dari ahli gizi SPPG, bidan, ataupun pihak puskesmas setempat."Minimal bidan atau puskesmas jika ASI tidak cukup untuk mendukung pertumbuhan," jelas dia.Strategi pemenuhan gizi ini juga menyasar kelompok rentan lainnya, seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita. Bagi mereka, BGN menerapkan sistem penyaluran nutrisi yang dinamis, yang berbasis pada hasil diagnosis dan kondisi riil di lapangan.(Tribun-Video.com)Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul Prioritaskan ASI, Kepala BGN Jawab Surat Terbuka IDAI Soal Susu Formula di MBG: Mohon Dicermati, https://style.tribunnews.com/news/371283/prioritaskan-asi-kepala-bgn-jawab-surat-terbuka-idai-soal-susu-formula-di-mbg-mohon-dicermati.Program: Tribunnews UpdateEditor Video: Bima RespatiUploader: Radifan Setiawan