Mantan kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta, resmi mengumumkan pensiunnya dari sepak bola profesional. Bek berpengalaman asal Spanyol itu menyampaikan pesan perpisahan penuh emosi setelah menutup perjalanan karier yang berlangsung selama 20 musim di berbagai klub Eropa.
Azpilicueta mengonfirmasi keputusan pensiun yang emosional
Mantan kapten Chelsea tersebut menyampaikan kabar ini melalui pernyataan emosional di media sosialnya. Ia mengakui kesulitan untuk mengekspresikan perasaannya dalam kata-kata, meskipun telah lama mempersiapkan diri untuk momen ini. Sepanjang kariernya, Azpilicueta tampil gemilang bersama sejumlah klub Eropa ternama seperti Osasuna, Marseille, Chelsea, Atletico Madrid, dan Sevilla.
Ia juga mencatatkan 45 penampilan bersama tim nasional Spanyol, serta berpartisipasi di berbagai turnamen internasional besar. Setelah bergabung dengan Chelsea dari Marseille pada tahun 2012, Azpilicueta menjelma menjadi salah satu pemain paling sukses dalam sejarah modern klub tersebut. Selama 11 tahun di Stamford Bridge, ia tampil 508 kali dan berhasil memenangkan seluruh trofi utama yang bisa diraih.
Azpilicueta mengenang perjalanan karier selama dua dekade
Dalam pesan perpisahannya, Azpilicueta menulis: “Sepak bola yang saya cintai, hari ini saya ingin berbagi bahwa musim ini akan menjadi musim terakhir saya sebagai pesepak bola profesional. Setelah bertahun-tahun menjalani mimpi ini, saya merasa saatnya telah tiba untuk membuka babak baru dalam hidup saya.”
Ia melanjutkan: “Secara jujur, meskipun saya sudah mempersiapkan diri untuk momen ini, menulis surat ini terasa sangat sulit. Setelah 20 musim, begitu banyak orang yang telah memainkan peran penting dalam perjalanan karier saya.”
Sang bek juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada klub dan individu yang telah membentuk perjalanan profesionalnya. Azpilicueta menambahkan: “Kepada rekan setim, pelatih, dan seluruh staf di setiap klub yang pernah saya bela, terima kasih karena telah membantu saya berkembang setiap hari, baik sebagai pribadi maupun sebagai pemain.”
Ia menutup dengan kata-kata hangat: “Mengenakan seragam CA Osasuna, Olympique de Marseille, Chelsea FC, Atletico de Madrid, Sevilla FC, serta mewakili negara saya di panggung terbesar dunia merupakan sebuah kehormatan besar. Setiap momen memiliki arti yang sangat dalam bagi saya.”
Warisan di Chelsea meneguhkan status Azpilicueta sebagai legenda klub
Meski pernah memperkuat beberapa klub besar, masa keemasan Azpilicueta terjadi di Chelsea. Dikenal dengan julukan ‘Dave’ oleh para penggemar, ia menjadi sosok penting dalam salah satu era tersukses klub tersebut. Deretan gelar yang diraihnya mencakup Liga Champions, dua gelar Liga Primer Inggris, dua Liga Europa, Piala Super UEFA, Piala FA, Piala Liga, serta Piala Dunia Antarklub. Azpilicueta juga memimpin Chelsea sebagai kapten ketika klub menjuarai Liga Champions pada tahun 2021. Konsistensi, fleksibilitas, dan jiwa kepemimpinannya membuatnya sangat dihormati. Sepanjang kariernya, ia berevolusi dari bek sayap energik menjadi bek tengah tangguh sekaligus pemimpin berpengaruh di ruang ganti.
Ucapan penghormatan mengalir saat Azpilicueta memulai babak baru
Azpilicueta kini menutup karier profesionalnya dengan reputasi sebagai salah satu bek paling andal di generasinya. Sejak pengumuman pensiunnya, berbagai ucapan penghormatan dari para penggemar dan mantan rekan setim telah berdatangan untuk menghormati kontribusi besar yang telah ia berikan bagi dunia sepak bola.