TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan peningkatan aspek keselamatan di garda terdepan pelayanan BBM berjalan optimal melalui penyelenggaraan Pelatihan Safety Man SPBU Batch 3 Tahun 2026.
Langkah strategis melalui fungsi Retail Sales ini dilaksanakan secara offline pada 20–21 Mei 2026 di Kota Bogor, Jawa Barat.
Pelatihan ini menjadi bagian dari persiapan pemberlakuan Sertifikasi Pertamina Way 2.0 yang diwajibkan bagi seluruh SPBU Reguler (Basic & Pasti Pas) maupun non-reguler untuk memiliki minimal 1 (satu) orang petugas Safety Man yang tersertifikasi oleh fungsi HSSE demi mewujudkan Operational Excellence.
Pada Batch 3 ini, kegiatan diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari para pengawas dan petugas SPBU di wilayah Regional JBB.
Selama dua hari penuh, para peserta mendapatkan pembekalan materi secara praktis dan terstruktur serta praktik langsung di lapangan, mulai dari pemahaman aspek keselamatan operasional, penanganan kondisi darurat, hingga tata cara pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan fire blanket.
Sales Branch Manager (SBM) Jabode IV Fuel Retail JBB, Nuriva Joko Wibowo, menyampaikan apresiasinya atas pemilihan lokasi serta profesionalisme pelaksanaan agenda krusial ini.
“Sebagai SBM wilayah Kota Bogor, kami merasa tersanjung dan bangga karena Bogor dipercaya serta dinilai sangat layak untuk memfasilitasi pelatihan baik di kelas maupun luar ruangan. Rangkaian acara berjalan tepat waktu dan tim support di lapangan sangat responsif. Selain itu, materi dari pusat disampaikan oleh instruktur yang sangat kompeten sehingga ilmunya terukur dan melebihi ekspektasi kami. Mengingat dinamisnya pergantian pengawas di lapangan, kami berharap intensitas pelatihan serupa dapat ditambah beberapa kali dalam setahun untuk mempermudah akses bagi SPBU,” ujar Joko.
Apresiasi senada juga datang dari perwakilan peserta, Ika Wahyuningsih, yang merupakan pengawas di SPBU 34.151.41.
Ika merasakan manfaat langsung dari metode pembelajaran yang interaktif.
“Seluruh rangkaian kegiatannya berjalan dengan baik dan seru. Materi yang diberikan sangat bermanfaat serta disampaikan secara praktis dan terstruktur, sehingga kami menjadi sangat mudah memahami dan siap menerapkannya di lingkungan kerja. Terima kasih kepada tim penyelenggara dari Pertamina,” ungkap Ika.
Di lain kesempatan, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan komitmen Pertamina dalam meningkatkan kapasitas SDM secara berkelanjutan.
Rangkaian program ini berjalan sebanyak lima batch sepanjang periode April hingga Juli 2026 di Kota Bandung dan Kota Bogor untuk membina ratusan petugas SPBU.
“Melalui program Safety Man ini, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga standar operasional dan kualitas layanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan setiap petugas di SPBU memiliki kesiapsiagaan tinggi terhadap potensi risiko insiden, sehingga mampu menciptakan ruang operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan rasa nyaman yang optimal bagi konsumen,” tegas Satria.
Melalui standarisasi kompetensi keselamatan ini, Pertamina Patra Niaga Regional JBB berkomitmen mendorong terciptanya budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan di sektor hilir migas.