Blak-blakan, Jurnalis WNI Ungkap Perlakuan Tentara Israel ke Dirinya Selama Ditahan: Terima Pukulan
Ramadhan Aji Prakoso May 22, 2026 10:12 PM

- Andre Prasetyo Nugroho, salah satu jurnalis Indonesia yang diculik dan ditahan Israel, menceritakan kejinya perlakuan militer Israel kepada dia dan para relawan lain yang ikut dalam misi Global Sumud Flotilla.

Andre yang saat ini menjadi wartawan Tempo mengatakan militer Israel mencegat kapal yang ditumpanginya.

“Ketika [kita] diintersep itu, mereka kayak malaikat, ‘Everything is okay. It’s fine,’” kata Andre menirukan perkataan militer Israel.

Namun, begitu masuk ke kapal, militer Israel melakukan kekerasan dan berteriak, “Teroris!”

Andre berkata salah satu kawannya, jurnalis Republik bernama Thoudy Badai, lemas karena perlakuan Israel. “[Seperti] sudah mau mati,” ujar Andre dikutip dari video yang diunggah akun Instagram Chiki Fawzi, Jumat (22/5/2026).

Setelah ditangkap, Andre dan kawan-kawannya dibawa ke Kota Ashdod, Israel, yang berjarak kurang lebih 40 km dari Kota Gaza, Palestina. Di sana mereka mendapat perlakuan kejam.

“Pas sudah sampai Ashdod, di tanah, itu paling keji. Paling keji. Nggak bisa saya maafin,” ucap Andre.

“Kepala saya ini mungkin cengkung kayaknya,” katanya sembari menyodorkan kepala.

“Saya nahan kadang pakai kepala, pakai jidat. Tangan gua di belakang, itu mau mati karena dia [Israel] ngikatknya terlalu tebal.”

Menurut Andre, ikatan yang terlalu erat itu membuat peredaran darahnya terganggu sehingga dia nyaris pingsan.

“Ini ditarik-tarik,” ucap Andre yang memperlihatkan pergelangan tangannya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.