Pegadaian Perkuat Ekosistem Emas, Begini Trennya di 2026
Kamardi Fatih May 22, 2026 11:04 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Kinerja industri pembiayaan berbasis emas dan layanan investasi digital menunjukkan tren positif pada 2026. 

Hal ini tercermin dari pertumbuhan aset, pembiayaan, hingga profitabilitas yang meningkat signifikan, seiring penguatan layanan bulion dan transformasi digital untuk memperluas akses investasi masyarakat.

Melalui strategi bisnis yang adaptif dan ekspansi ekosistem emas yang agresif, PT Pegadaiam pada April 2026 berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 4,38 triliun, tumbuh 87,2 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 sebesar Rp 2,34 triliun.

Akselerasi performa gemilang ini juga tercermin dari realisasi total Aset yang kini mencapai Rp 183,8 triliun, atau meningkat 56 persen dari tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 117,8 triliun. 

Pertumbuhan aset ini ditopang kuat oleh pencapaian Outstanding Loan (OSL) gross yang melesat ke angka Rp 153,6 triliun, naik 58,8 persen dari capaian tahun sebelumnya senilai Rp 96,7 triliun.

Pencapaian impresif ini berjalan beriringan dengan kualitas pembiayaan yang semakin sehat dan pruden. Hal ini dibuktikan dengan penurunan rasio Non-Performing Loan (NPL) secara signifikan dari 0,82 persen pada periode 30 April 2025 menjadi 0,51 persen pada periode yang sama di tahun 2026.

Berkat pengelolaan portofolio yang solid, Pegadaian berhasil mencatatkan peningkatan rasio profitabilitas secara berkelanjutan. 

Rasio Return on Asset (ROA) terdongkrak menjadi 7,49 persen dan Return on Equity (ROE) menyentuh angka 29,72 persen. Tidak hanya itu, manajemen berhasil melakukan optimalisasi biaya operasional. 

Efisiensi yang impresif ini terlihat dari rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang berhasil ditekan ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir, yakni sebesar 59,71 persen pada periode ini.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas pencapaian ini, terlebih momentum ini bertepatan dengan usia Pegadaian yang kini menginjak 125 tahun.

“Tidak mudah untuk menjaga konsistensi pertumbuhan selama satu seperempat abad tanpa adanya loyalitas dan kepercayaan yang besar dari nasabah. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia yang terus menjadikan Pegadaian sebagai mitra finansial utama. Pencapaian ini juga merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh Insan Pegadaian,” ujar Damar, melalui rilis Jumat (22/5/2026).

Damar menegaskan, memasuki usia baru ini, Pegadaian berkomitmen untuk terus bertransformasi mengawinkan aspek digital dengan kebutuhan rill masyarakat. 

“Hadirnya komoditas anyar seperti layanan Bulion dan kemudahan digital lewat aplikasi Tring! diharapkan mampu menjadi lokomotif baru yang mempermudah lintas generasi dalam berinvestasi aman bersama Pegadaian,” katanya. 

Komitmen Pegadaian untuk memimpin pasar investasi juga diwujudkan melalui ekspansi ekosistem emas secara menyeluruh. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.