6 Daerah di Sulut yang Dapat Bantuan Hewan Kurban dari Presiden Prabowo, Disediakan Farm Mas Joko
Alpen Martinus May 23, 2026 03:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Idul Adha sebentar lagi, Presiden Prabowo mulai menyalurkan bantuan hewan kurban ke seluruh Indonesia.

Termasuk umat muslim di Sulawesi Utara.

Tahun ini, Sulawesi Utara mendapatkan jatah hewan kurban 6 ekor sapi.

Baca juga: Presiden Prabowo Sumbang 6 Sapi Kurban untuk 6 Daerah di Sulut, Dipasok dari Minut

Berasal dari peternak sapi dan penyedia hewan kurban di Desa Mapanget Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara.

Pemiliknya Joko Sugianto.

Akses ke lokasi peternakan hewan kurban sapi, masuk dari Perumahan CBA gold baru.

Ada jenis limosin, becan, brahman, PO, cross limosin induknya sapi Bali dan grasi metal.

Satu di antara hewan kurban di luar Bantuan Presiden, diberi nama Kera Sakti.

Menurut Joko alasan diberikan nama Kera Sakti, karena tampangnya atau punya gaya sombong.

"Makanya saya namakan kera sakti karena dia punya kesombongan tersendiri," kata Joko Sugianto saat diwawacara Jurnalis Tribun Manado Christian Wayongkere, Jumat (22/5/2026).

Hewan kurban sapi di Farm Mas Joko, didatangkannya dari satu daerah di Pulau Jawa.

Sebelum di kurbankan, hewan ternak sapi itu ia pelihara di tempat perternakan yang ada di Desa Mapanget Kecamatan Talawaan Minut.

"Jumlah hewan kurban Bantuan Presiden (Banpres) jumlah ada 6 ekor sapi. Untuk Sitaro, Talaud, Kota Manado, Bitung, Minut dan Minsel. Untuk Sitaro sudah dikirim lewat jalur laut," tambahnya.

Jelang Hari Raya Idul Adha atau Idul Kurban 27 Mei 2026, Joko menyiapkan puluhan hewan kurban jenis sapi.

Dalam mengurus sapi kurban Mas Joko dibantuk beberapa orang, untuk memberikan makan, memindahkan sapi yang diikat dan mengurus yang ada di kandang.

"Ada enam orang yang bantu kami mengurus sapi kurban. Tahun ini ada sekitar 90an ekor yang disiapkan untuk kurban lebih banyak dari tahun kemarin," jelasnya.

Sapi kurban di tempatnya Mas Joko ada berbagai jenis dan ukuran, untuk pasarannya di mesjid dan langganan Rp 17,5 juta. Ada juga yang harganya Rp 16 juta, untuk pribadi ada yang Rp 30 sampai Rp 36 juga," kata dia.

Sembari menambahkan ada beberapa ekor yang akan di datangkan jelang hari raya kurban.

Hal ini agar tidak kewalahan merawatnya.

Untuk memperoleh hewan kurban jenis sapi, pihaknya menyarankan untuk menghubungi lewat telpon, Facebook dan alangkah baiknya datang liat langsung agar pembeli puas.

Semua jenis kurban di rawat dengan baik, dan dari sisi kesehatan rutin dilakukan pemeriksaan dan ada suntik oleh dokter hewan dari Dinas Peternakan.

"Untuk makanannya pake ampas tahu, ampas tempe dan rumput," tandasnya. (CRZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.